Lewati ke konten utama
Senin, 31 Agustus 2026 / 18 Rabiul Awal 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

Relawan Psikologi Santri Gelar Konsultasi Gratis di Arena Muktamar ke-35 NU

2 menit baca 150 dibaca
1000560821
Bagikan:

Jombang, MUI Digital--Para Relawan Psikologi Santri turut berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang pada 27-31 Agustus 2026.

Mereka menggelar konsultasi psikologi gratis yang bertempat di Pondok Pesantren An-Najiyah 1 Bahrul Ulum, pada 28-30 Agustus 2026.

Muhammad Lutfi Ashari, selalu ketua rombongan dari Relawan Psikologi Santri mengungkapkan bahwa timnya sudah menyediakan beberapa konsultasi psikologi gratis untuk para peserta muktamar.

Baca juga: Yenny Wahid Titipkan Harapan untuk AHWA Demi Kepemimpinan NU

“Kami menyediakan konsultasi psikologi seperti melihat kadar bahagia dan stressnya seseorang, konsultasi untuk investasi kenali diri,” ujarnya.

Adapun untuk konsultasi investasi kenali diri, terbagi menjadi beberapa bagian antara lain; tes kesiapan sekolah untuk anak TK, tes IQ kesiapan untuk anak SD, tes IQ, bakat dan minat untuk anak SMP, tes bakat-minat jurusan untuk anak SMA dan terakhir tes IQ, kepribadian dan pra nikah untuk umum.

"Semua konsultasi yang telah disebutkan tidak ada pungutan bayar, alias gratis,” kata mahasiswa Psikologi UIN Sunan Kali Jaga Yogyakarta tersebut.

Baca juga: KH Miftachul Akhyar Kembali Didaulat sebagai Rais Aam PBNU

Selain itu dalam kesempatan ini dia juga menyampaikan bahwa sudah saatnya pondok pesantren melibatkan tim psikologi dalam mendukung kegiatan belajar mengajar. Tujuannya, untuk memberikan bantuan kepada santri-santri di pondok pesantren yang memerlukan pendampingan tim psikologi.

Terakhir ia juga menceritakan harapan di kegiatan Bahstul Masail yang ada di Muktamar NU selanjutnya, ada pembahasan mengenai psikologi.

“Hari ini banyak orang-orang yang memerlukan pendamping psikologi, sehingga kami perlu legalitas di taraf bidang agama untuk mengkokohkan keberadaan tim psikologi,” ungkapnya.