Lewati ke konten utama
Selasa, 7 Juli 2026 / 21 Muharam 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

Pesan Pengasuh Pesantren Lirboyo Kiai Kafabihi saat Ziarah ke Makam Rasulullah SAW

2 menit baca 349 dibaca
KH Abdullah Kafabihi Machrus
Musyrif Diny yang sekaligus Pengasuh Pesantren Lirboyo, KH Abdullah Kafabihi Machrus. Foto: MCH
Bagikan:

Laporan MUI Digital, dari Makkah, Arab Saudi 

Makkah, MUI Digital – Musyrif Diny Haji 2026 KH Abdullah Kafabihi Machrus mengajak jamaah haji Indonesia yang berada di Madinah untuk menyempatkan diri berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW di Masjid Nabawi serta memperbanyak membaca shalawat.

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri tersebut, ziarah ke makam Rasulullah merupakan bagian dari adab yang dianjurkan bagi umat Islam yang menunaikan ibadah haji.

“Di maqbarah Rasulullah, jamaah mengucapkan salam, ‘Assalamualaikum ya Rasulallah’. Jika ada keluarga atau sahabat yang menitipkan salam, dapat disampaikan dengan menyebut nama yang bersangkutan,” kata KH Abdullah di Kantor Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Makkah, Syisyah, Senin (8/6/2026).

Selain melaksanakan Arbain atau shalat berjamaah 40 waktu tanpa terputus di Masjid Nabawi, ia juga menganjurkan jamaah untuk memperbanyak membaca shalawat selama berada di Madinah.

“Shalawat apa saja yang bisa,” ujarnya.

Baca juga: Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar Modus DAM dan Badal Haji

KH Abdullah juga mengingatkan jamaah agar tetap menjaga kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah. Ia meminta jamaah menyesuaikan aktivitas ibadah dengan kondisi fisik masing-masing agar tidak mengalami kelelahan.

“Jangan sampai niat beribadah, tetapi kesehatan terlupakan,” katanya.

Ia berharap nilai-nilai kebaikan yang dipraktikkan selama berhaji dapat terus dijaga dan diamalkan setelah kembali ke Tanah Air sehingga memperoleh predikat haji mabrur.

“Haji yang mabrur, tiada lagi balasannya selain surga,” ujarnya.




Sementara itu, proses pemindahan jamaah haji gelombang kedua dari Makkah ke Madinah mulai berlangsung. Pada Ahad (7/6/2026), sebanyak 14 kelompok terbang (kloter) diberangkatkan secara bertahap.

Kloter pertama yang berangkat adalah Jakarta-Pondok Gede (JKG) 18 yang membawa 439 jamaah menggunakan 11 bus. PPIH juga memberikan perhatian khusus kepada jamaah lanjut usia dan penyandang disabilitas selama proses keberangkatan menuju Madinah.