Nilai Serangan AS-Israel Bentuk Kezaliman Nyata, Ketua MUI Desak Langkah Diplomatik Global
A FAHRUR ROZI
Penulis
Muhammad Fakhruddin
Editor
Jakarta, MUI Digital – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, menegaskan bahwa tindakan penyerangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel merupakan bentuk kezaliman yang nyata dan bertentangan dengan prinsip hukum internasional dan kemanusiaan.
Ia menekankan pentingnya penghentian segera terhadap tindakan tersebut melalui langkah-langkah konkret yang ditempuh secara kolektif oleh negara-negara di dunia.
“Tindakan penyerangan AS dan Israel adalah bentuk kezaliman yg nyata, melanggar hukum internasional, melanggar kedaulatan bangsa, serta menodai kehormatan kemanusiaan," ujarnya dalam keterangan yang diterima MUIDigital pada Rabu (1/4/2026).
Baca juga: Sekjen MUI Berharap Perang Iran Segera Berakhir, Dampaknya Rugikan Semua Negara
Atas dasar itu, Kiai Niam mendorong Pemerintah Indonesia untuk segera melakukan langkah konkret berupa diplomasi global untuk melawan segala bentuk kezaliman yang terus berlanjut hingga sekarang.
Menurutnya, diplomasi internasional harus dioptimalkan, termasuk melalui peran aktif organisasi global seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), guna menekan penghentian konflik dan menjaga stabilitas global.
“Stop tindakan oleh AS-Israel. Pemerintah perlu melakukan langkah-langkah diplomatik untuk menghentikan tindak kezaliman ini. Salah satunya melalui PBB dan OKI untuk mengonsolidasikan agenda untuk stop penyerangan,” tegas Kiai Niam.
Lebih lanjut, Pengasuh Pondok Pesantren An-Nahdlah itu juga mengajak negara-negara Islam, khususnya di kawasan Timur Tengah, untuk memperkuat persatuan dan kerja sama demi menciptakan perdamaian.