Ngopi Kerukunan: Isu Global Disorder, Politisasi Agama, Hingga Motif Konflik Dunia Disorot
Miftahul Jannah
Penulis
Muhammad Fakhruddin
Editor
Jakarta, MUI Digital-Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI) MUI Prof Bunyan Saptomo menilai dunia saat ini tengah berada dalam kondisi global disorder atau kekacauan tatanan global, ditandai dengan meningkatnya konflik di berbagai kawasan serta melemahnya peran lembaga dan hukum internasional.
Hal tersebut disampaikannya dalam forum “Ngopi Kerukunan” yang digelar Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia di Grha Oikoumene, yang mengangkat tema “Agama sebagai Pembawa Damai: Peran Tokoh Agama di Tengah Ketegangan dan Konflik Global”.
“Yang kita harapkan adalah global order, tapi yang terjadi sekarang justru global disorder. Ini ditandai banyaknya konflik dan melemahnya kepatuhan terhadap hukum internasional,” ujar Bunyan kepada MUI Digital, Rabu (1/4/2026).
Baca juga: Di Ngopi Kerukunan, Tokoh Agama Sepakat Kezaliman Global Harus Dihentikan
Bunyan memaparkan sejumlah konflik yang saat ini menjadi sorotan dunia, mulai dari Palestina, Ukraina, hingga Iran, serta konflik di Myanmar yang kerap luput dari perhatian.
Menurutnya, eskalasi konflik tersebut menunjukkan bahwa sistem global yang selama ini diharapkan mampu menjaga stabilitas justru tidak berjalan efektif.
“Konflik tidak hanya bersifat regional, tapi sudah menjadi global karena adanya keterlibatan berbagai kepentingan negara besar,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bunyan menyoroti bagaimana agama kerap digunakan sebagai bagian dari narasi konflik, meskipun akar persoalannya tidak selalu bersifat teologis.