MoU dengan 16 LAZ, Ketua IsDF MUI: Perkuat Sinergi Program Pemberdayaan Umat
LJakarta, MUI Digital--Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan 16 Lembaga Amil Zakat (LAZ) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di sela-sela Pembukaan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026).
Kerja sama berdurasi tiga tahun ini digagas untuk mengoptimalkan potensi zakat dan infak dalam mendukung berbagai program keumatan.
Ketua Islamic Dakwah Fund (IsDF) MUI, Trisna Ningsih Yuliati, menegaskan bahwa kolaborasi ini berfokus pada penguatan sinergi program-program pemberdayaan umat secara berkelanjutan.
Baca juga: IsDF MUI Tanda Tangani MoU dengan 16 LAZ untuk Dukung Program Strategis
"Bentuk kerja sama kami mencakup berbagai bidang, seperti pendidikan, dakwah, kemanusiaan, ekonomi, hingga kesehatan. Karena MUI memiliki 28 komisi dan badan, program-program yang beririsan dan bisa di-support dari IsDF akan kita kerjakan bersama 16 LAZ tersebut," ujar Trisna saat ditemui usai pembukaan KUII VIII.
Trisna menjelaskan bahwa setiap LAZ memiliki kekhasan, fokus, dan keahlian di bidang tertentu. Oleh karena itu, IsDF MUI menyodorkan deretan program unggulan, seperti beasiswa pendidikan, penyediaan sarana-prasarana sekolah, hingga program eko-masjid, yang nantinya dapat dipilih dan di-branding bersama oleh masing-masing LAZ.
Berikut 16 LAZ yang terlibat dalam penandatanganan MoU ini:
1. RUMAH ZAKAT
2. DOMPET DHUAFA
3. LAZ PERSIS
4. RELAWAN NUSANTARA
5. YAKESMA
6. MASJID NUSANTARA
7. QUDWAH
8. LAZISMU
9. ISLAMIC RELIEF
10. SAHABAT YATIM
11. IZI
12. SHARING HAPPINES
13. HUMAN INITATIVE
14. BAITUL MAL HIDAYATULLAH
15. Nusantara Palestina Center.
16. Adara Relief
Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan langsung oleh Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar bersama para pimpinan dari 16 LAZ.
Baca juga: KUII VIII Usung Misi "Ulama Bersatu, Bangsa Berdaulat, Negara Kuat"
Sebagai langkah nyata dari kesepakatan ini, IsDF MUI akan segera merumuskan Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis dalam waktu dekat.
"MoU ditandatangani langsung oleh Ketum MUI, dan nanti PKS teknisnya akan dilakukan bersama IsDF MUI setelah gelaran KUII ini. Dalam waktu dekat akan langsung kita adakan PKS," tegas Trisna.
Ia juga menambahkan bahwa IsDF MUI sangat terbuka untuk memperluas jaringan kolaborasi dengan lembaga amil zakat lainnya di masa mendatang setelah tahap awal ini berjalan dengan baik.
Pembukaan KUII VIII sendiri mengusung tema "Umat Bersatu, Bangsa Berdaulat, Negara Kuat" dan dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional serta pimpinan lembaga negara, seperti Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, KSP Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurrahman, hingga jajaran Duta Besar negara sahabat.