Iran Siap Batalkan Perjanjian Jika Israel Langgar Gencatan Senjata
Dhea Oktaviana
Penulis
Admin
Editor
Jakarta, MUI Digital- Ketegangan di wilayah Timur Tengah kembali memanas. Seorang sumber terpercaya dari Iran memperingatkan dengan tegas bahwa Teheran siap menarik diri dari perjanjian gencatan senjata sementara yang baru saja disepakati.
Ancaman ini muncul sebagai respons atas tindakan rezim Israel yang terus melancarkan serangan militer terhadap Lebanon.
Peringatan tegas tersebut disampaikan kepada Tasnim News Agency, dikutip MUI Digital, Jumat (10/4/2026).
Sumber tersebut mengungkapkan bahwa Iran saat ini sedang mempertimbangkan secara serius untuk keluar dari perjanjian yang telah disepakati kedua belah pihak, mengingat pelanggaran berulang yang terus dilakukan oleh rezim Zionis.
Lebih tegas, seorang sumber terebut menekankan bahwa penghentian permusuhan di semua lini, termasuk perlindungan terhadap "Perlawanan Islam yang heroik di Lebanon", merupakan bagian integral dari rencana gencatan senjata dua minggu yang telah disetujui oleh Amerika Serikat.
Namun, kenyataan di lapangan berkata lain. "Rezim Zionis telah melancarkan serangan brutal terhadap Lebanon pagi ini. Ini adalah pelanggaran terang-terangan terhadap komitmen gencatan senjata," tegas sumber tersebut.
Menanggapi hal tersebut, saat ini Angkatan Bersenjata Iran dilaporkan tengah menentukan titik-titik sasaran strategis sebagai bentuk perlawanan. Secara tegas seorang sumber daari Iran tersebut menekankan bahwa, “Jika AS tidak mampu mengendalikan 'anjing gila' mereka di kawasan ini, Iran akan secara khusus membantu, dalam hal ini dengan kekuatan!”.