Lewati ke konten utama
Kamis, 16 Juli 2026 / 1 Shafar 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

Hidayatullah Launching Gerakan Shubuh Bersedekah

3 menit baca 152 dibaca
1000517301
Bagikan:

Jakarta, MUI Digital--Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah resmi meluncurkan program jaminan sosial-keagamaan baru bernama Gerakan Shubuh Bersedekah.  Mengusung tema "Satu Klik Sedekah Shubuh, Sejuta Manfaat untuk Umat", peluncuran ini dilakukan melalui kolaborasi strategis bersama Maybank Syariah di Bangi Kopi, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Rabu (15/7/2026).

Gerakan ini hadir sebagai jembatan digital untuk mengoptimalkan potensi filantropi Islam di Indonesia yang sangat besar, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memulai hari dengan kebaikan.

Ketua Umum DPP Hidayatullah, Ustaz Naspi Arsyad, menjelaskan bahwa gerakan ini bersandar pada beberapa landasan kuat. Pertama, secara teologis, umat Islam dianjurkan untuk gemar bersedekah, khususnya di pagi hari sebagaimana didoakan langsung oleh Rasulullah SAW dalam hadisnya.

Baca juga: Hikmah Ramadhan, Kiai Cholil Ingatkan Pentingnya Sedekah dan Bersyukur

Kedua, potensi infak dan sedekah masyarakat Indonesia dinilai masih sangat tinggi, namun belum sepenuhnya termaksimalkan dalam hal distribusi dan pengelolaan. Selama ini, sebagian besar masyarakat masih cenderung bersedekah secara langsung ke masjid atau fakir miskin di lingkungan sekitar.

"Alhamdulillah, lewat digitalisasi yang didukung oleh Maybank Syariah, kebaikan sedekah ini kita maksimalkan dan kita masifkan, terutama di waktu pagi hari. Di saat mungkin orang-orang belum banyak melakukan aktivitas yang membuat mereka lupa untuk bersedekah," ujar Naspi Arsyad.

Ia juga menegaskan optimisme DPP Hidayatullah terhadap keberhasilan program ini karena didukung oleh sistem distribusi yang kuat dan transparan. Terlebih, laporan keuangan Hidayatullah secara berkala selalu diaudit oleh lembaga eksternal dengan hasil Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Dalam implementasinya, gerakan ini akan dikelola langsung secara teknis oleh Baitul Maal Hidayatullah (BMH) selaku lembaga amil zakat resmi nasional. Direktur Utama BMH, Supendi, menuturkan bahwa digitalisasi sedekah shubuh ini bertujuan untuk memperluas jangkauan manfaat dan menghadirkan kepraktisan bagi para donatur.

Baca juga: Respons Menag, Ketum MUI: Ajakan Optimasi Sedekah, Jangan dengan Narasi Tinggalkan Zakat

"Kalau dulu kita sedekah ke masjid harus meluangkan waktu datang langsung, sekarang dengan adanya sedekah subuh berbasis aplikasi, setiap saat dan di mana pun kita bisa berdonasi," kata Supendi.

Meski bertajuk sedekah Shubuh, Supendi meluruskan bahwa sistem aplikasi ini tetap terbuka selama 24 jam penuh bagi masyarakat yang ingin berdonasi di luar waktu subuh.

Sebagai lembaga publik, BMH berkomitmen menjaga akuntabilitas lewat pelaporan periodik. "Ini menjadi concern kami untuk melaporkan setiap amanah dana umat. Pelaporannya nanti beragam, ada yang berbasis korporasi dan ada juga yang spesifik per program," tambahnya.

Sementara itu, pihak perbankan yang menjadi mitra strategis dalam program ini berfokus pada penyediaan infrastruktur digital yang efisien. Direktur Maybank Syariah, Romy Hardiansyah, menjelaskan bahwa pihaknya mengintegrasikan sistem pembayaran digital langsung ke dalam platform komunikasi dan donasi yang sudah dimiliki oleh Hidayatullah dan BMH.

Kemudahan utama yang ditawarkan adalah kapabilitas pembayaran menggunakan fitur QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

"Melalui aplikasi ini, QRIS bisa langsung di-generate untuk donatur yang bersangkutan. Ini mempermudah dan memangkas biaya administrasi antarbank yang biasanya berkisar Rp5.000 hingga Rp10.000 (jika menggunakan LLG atau RTGS). Dengan efisiensi ini, nominal dana yang tersalurkan untuk masyarakat yang membutuhkan menjadi jauh lebih maksimal," jelas Romy.

Selain kepraktisan bertransaksi tanpa perlu mencari kotak amal fisik, Maybank Syariah juga mempermudah alur awal bagi donatur yang ingin membuka rekening. Seluruh proses pembukaan rekening kini dapat diakses secara online dan digital melalui aplikasi BMH tanpa harus mendatangi kantor cabang bank.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi berbagai inovasi digitalisasi dan inisiatif program sosial-keagamaan lainnya antara Hidayatullah, BMH, dan Maybank Syariah di masa depan.