Lewati ke konten utama
Minggu, 30 Agustus 2026 / 17 Rabiul Awal 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

Gereja, Muhammadiyah, TNI-Polri, dan NU Gotong Royong Sambut Muktamirin

3 menit baca 2.475 dibaca
Gotong Royong
Posko Ramah Muktamirin diinisiasi oleh Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Tembelang, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang, Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Jombang, Pemerintah Kecamatan Tembelang, Polsek Tembelang, serta Koramil Tembelang. Foto: istimewa
Bagikan:

Jombang, MUI Digital— Geliat Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang tidak hanya terlihat di arena persidangan. 

Semangat menyambut para muktamirin (peserta muktamar) juga tumbuh dari masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. 

Salah satunya terlihat di Posko Ramah Muktamirin yang berada di depan AFCO, wilayah Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Jombang.

Posko tersebut menjadi wujud kolaborasi lintas organisasi dan unsur pemerintahan dalam memberikan pelayanan kepada para muktamirin yang datang dari berbagai daerah. 

Posko ini diinisiasi oleh Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Tembelang, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang, Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Jombang, Pemerintah Kecamatan Tembelang, Polsek Tembelang, serta Koramil Tembelang.

Baca juga: Pleno Muktamar ke-35 NU Putuskan Hukum Komersialisasi DNA, Chip Otak, dan Bitcoin

Posko Ramah Muktamirin secara resmi dibuka oleh Bupati Jombang Warsubi melalui apel yang digelar di Pasar Ngrawan, Senin (24/8/2026). 

Sehari setelahnya, Selasa (25/8/2026), posko mulai beroperasi dan melayani para muktamirin maupun masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Beragam layanan disediakan secara gratis. Salah satu dukungan datang dari PDM Jombang yang menyediakan makanan bagi para muktamirin. 

Sedikitnya 10 ribu porsi bakso disiapkan selama pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Jumlah tersebut juga disiapkan untuk bertambah menyesuaikan dengan kondisi di lapangan apabila jumlah muktamirin yang datang semakin membludak.

Selain makanan, PDM Jombang juga memberikan dukungan dalam bentuk layanan kesehatan. Fasilitas ambulans disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan kesehatan selama muktamar berlangsung. 

Dukungan juga diberikan melalui rumah sakit sebagai bagian dari pelayanan kepada para peserta muktamar.

Baca juga: Gus Kikin Ajak Tetap Rukun Meski Pilihan Berbeda di Muktamar NU

Sementara itu, MWC NU Tembelang bersama BAMAG Kabupaten Jombang menyediakan sejumlah kebutuhan sederhana bagi para muktamirin. 

Mulai dari mie instan, teh, hingga kopi dapat dinikmati secara cuma-cuma. Layanan tersebut menjadi bentuk kepedulian masyarakat terhadap para tamu yang datang ke Jombang untuk mengikuti agenda akbar organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Tak hanya menyediakan konsumsi, Posko Ramah Muktamirin juga menyiapkan dua rumah singgah gratis. Masing-masing rumah singgah berada di Dusun Weru dan salah satunya berada di lingkungan GKJW. 

Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh Nahdliyin yang membutuhkan tempat beristirahat selama mengikuti rangkaian kegiatan muktamar.

Baca juga: Baznas RI Luncurkan Program Beasiswa Santri di Momentum Muktamar ke-35 NU

Posko mulai melayani sejak pukul 06.00 WIB hingga malam hari. Aktivitas di posko pun tampak tidak pernah benar-benar berhenti.

Sejak pagi, muktamirin silih berganti datang untuk menikmati hidangan, beristirahat, maupun mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan.

Sekretaris BAMAG Kabupaten Jombang, Kaseno, mengatakan ramainya posko menjadi gambaran tingginya antusiasme masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU. “Alhamdulillah selalu ramai karena kami nonstop,” tutur Kaseno.

Pelayanan di posko dilakukan secara bergilir. Para penjaga berasal dari seluruh unsur yang terlibat dalam inisiasi Posko Ramah Muktamirin.

Pola tersebut membuat pelayanan dapat berlangsung sejak pagi hingga malam tanpa bergantung pada satu kelompok saja.

Bagi Kaseno, keterlibatan BAMAG bersama berbagai unsur lainnya bukan sekadar memberikan bantuan konsumsi atau fasilitas kepada muktamirin. Lebih dari itu, kehadiran posko menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengambil bagian dalam momentum nasional yang berlangsung di Jombang.

“Senang sekali kami bisa berkontribusi di kegiatan nasional ini, senang sekali ikut bisa melakukan apa yang kami bisa. Harapan kami muktamar berjalan dengan lancar dan mendapatkan pemimpin yang diharapkan,” kata Kaseno.

Posko Ramah Muktamirin di Mojokrapak menunjukkan bahwa kemeriahan Muktamar ke-35 NU tidak hanya menjadi milik para peserta yang berada di ruang persidangan. Di luar arena, masyarakat juga mengambil peran melalui pelayanan, gotong royong, dan kolaborasi lintas organisasi.

Di tengah padatnya aktivitas muktamar, posko tersebut menjadi salah satu wajah keramahan warga Jombang kepada para tamu yang datang dari berbagai penjuru Indonesia.