Lewati ke konten utama
Kamis, 1 Oktober 2026 / 19 Rabiul Akhir 1448 H
Jadwal memuat...
Siti Marifah
Ketua MUI Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) MUI dalam Seminar Penguatan Institusi Pendidikan yang Ramah Anak di Kementerian PPPA, Jakarta, Rabu (30/9/2026). Foto: Irma/ MUI Digital
Berita

Dari Foto Biasa Jadi Konten Seksual, MUI Soroti Penyalahgunaan AI di Kalangan Anak

Dari Foto Biasa Jadi Konten Seksual, MUI Soroti Penyalahgunaan AI di Kalangan Anak

/ 18 Rabiul Akhir 1448 H 5 menit baca 199 dibaca

Jakarta, MUI Digital - Fenomena anak sekolah yang memotret temannya kemudian memanipulasi foto tersebut menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) hingga menjadi konten seksual menjadi perhatian Dr Siti Ma’rifah.

Ketua MUI Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) MUI itu menilai penggunaan teknologi untuk merekayasa foto seseorang perlu diantisipasi, baik melalui penguatan regulasi maupun pemahaman mengenai etika dan adab dalam ruang digital.

Menurutnya, penggunaan teknologi untuk memanipulasi foto seseorang hingga merugikan pihak lain merupakan bentuk penyalahgunaan teknologi yang perlu diantisipasi, baik dari sisi regulasi maupun pembentukan karakter dan adab anak di era digital.

“Ini kan artinya sudah memanipulasi. Ada rekayasa," ujar Siti Ma’rifah saat ditemui dalam kegiatan Seminar Penguatan Institusi Pendidikan yang Ramah Anak di Kementerian PPPA, Jakarta, Rabu (30/9/2026). 

Oleh karena itu, pihaknya akan membahas secara khusus bagaimana digital secara Islami atau bagaimana digital yang ramah pada anak, serta apa saja yang harus diperkuat dalam menghadapi era digital ini pada 24 Oktober. 

Ia menjelaskan, penggunaan data atau materi milik orang lain secara paksa dan kemudian menimbulkan kerugian bagi pihak tersebut dapat masuk ke ranah pelanggaran hukum.

Karena itu, menurutnya, diperlukan penerapan sanksi terhadap pelanggaran yang terjadi agar kasus serupa tidak terus berulang.

Dia menyebut jika sudah masuk aspek ranahnya, bisa juga masuk sebagai pelanggaran terhadap Undang-Undang ITE. Kalau misalnya data itu diambil secara paksa kemudian merugikan pihak lain, ini sudah merupakan pelanggaran terhadap undang-undang.

Ia menekankan, perkembangan teknologi digital perlu diiringi dengan pemahaman terhadap regulasi yang berlaku. 

Masyarakat, termasuk anak-anak dan lingkungan pendidikan, perlu memahami batasan serta aturan yang harus ditaati dalam menggunakan teknologi dan media sosial.

“Harus ada sanksi terhadap pelanggar ini agar tidak terus terulang. Di era medsos ini, kita sudah memiliki undang-undang dan peraturan yang harus ditaati,” tuturnya.

Selain dari sisi regulasi, ia mengatakan pembahasan mengenai penggunaan teknologi juga perlu diperkuat dari perspektif nilai dan ajaran Islam. Hal tersebut akan menjadi salah satu materi yang dibahas dalam rangkaian kegiatan literasi digital yang disiapkan KPRK pada 24 Oktober mendatang.

“Dari sisi regulasi maupun dari soal adab, secara prinsip-prinsip ajaran Islam juga akan kita simulasikan,” tutur dia.

PETIR800 LOGIN PETIR800 Mengenal Perbedaan Game Berbayar Dan Situs Judi Dari Hak Kepemilikan Saldo Cara Membedakan Top Up Game Dengan Setoran Taruhan Judi Online Literasi Mengapa Game Tanpa Payout Bukan Termasuk Judi Online Regulasi Pajak Dan Kewajiban Platform Game Berbayar Resmi Di Indonesia Edukasi Cakupan Undang Undang Game Berbayar Diluar Ranah Judi Waspada Game Berbayar Menggunakan Nama Resmi Untuk Banner Judi Bahaya Game Online Berbasis Uang Picu Konflik Pasangan Dan Keluarga Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Prestasi Belajar Tanda Game Online Penghasil Dana Gunakan Akun Agen Taruhan Tersembunyi Regulasi Kewajiban Lapor Transaksi Game Online Penghasil Dana Ke Administrasi Kenali Game Berbayar Yang Legal Dengan Ciri Tidak Ada Pasaran Uang Bedah Perbedaan Hadiah In Game Dengan Payout Uang Asli Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Tetap Aman Kendati Ada Fitur Lootbox Regulasi Pengawasan Game Berbayar Oleh Kominfo Dan Instansi Terkait Edukasi Bedah Status Hukum Microtransaction Dalam Game Berbayar Waspada Modus Game Berbayar Jadi Kedok Agen Judi Online Bahaya Game Berbasis Uang Picu Penipuan Dan Fraud Terhadap Pemain Dampak Tekanan Rekan Sebaya Game Online Berbasis Taruhan Di Sekolah Regulasi Larangan Pinjaman Online Untuk Modal Game Online Penghasil Dana Tanda Iklan Game Online Penghasil Dana Menyembunyikan Unsur Judi Melihat Tren Mahjong Ways Dari Sudut Pandang Komunitas Digital Mahjong Ways Kembali Dibahas Apa Yang Membuatnya Bertahan Fenomena Konten Mahjong Ways Menarik Perhatian Warganet Mahjong Ways Di Tengah Pertumbuhan Komunitas Gaming Online Mahjong Ways Dan Perubahan Cara Gamer Berinteraksi Online Cara Baca Ketentuan Layanan Game Berbayar Agar Tidak Terjerat Judi Online Alasan Komunitas Gaming Masih Membicarakan Mahjong Ways Konten Mahjong Ways Semakin Sering Muncul Di Ruang Digital Komunitas Online Membuat Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan Mahjong Ways Muncul Lagi Dalam Perbincangan Komunitas Digital Perjalanan Mahjong Ways Dari Game Hingga Fenomena Komunitas Regulasi Pajak Penghasilan Dari Game Online Penghasil Dana Bagi Pemain Tanda Game Online Penghasil Dana Memakai Sistem Putaran Berhadiah Judi Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Produktivitas Kerja Waspada Game Berbayar Yang Mengalihkan Saldo Ke Situs Judi Luar Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Tidur Dan Kelelahan Kronis Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Penyimpangan Perilaku Anak Remaja Dampak Kehilangan Modal Game Berbasis Taruhan Terhadap Keuangan Rumah Tangga Regulasi Pemblokiran Akun Game Online Penghasil Dana Berindikasi Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Menggunakan Bot Agen Otomatis Berbau Judi Kenali Game Berbayar Dengan Saldo Virtual Yang Tidak Bisa Dicairkan Bedah Perbedaan Event Game Berbayar Dengan Pasaran Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Bebas Rng Taruhan Bukan Termasuk Judi Regulasi Kewajiban Transparansi Harga Game Berbayar Bagi Konsumen Edukasi Hak Refund Pemain Pada Game Berbayar Resmi Di Indonesia Bedah Perbedaan Klaim Kemenangan Game Dengan Pembayaran Judi Online Literasi Mengenali Game Berbayar Yang Memuat Elemen Luck Murni Regulasi Pembatasan Usia Pemain Pada Game Berbayar Di Indonesia Edukasi Cara Lapor Platform Game Berbayar Mencurigai Unsur Judi Waspada Game Berbayar Yang Menjanjikan Pengembalian Uang Tunai Mahjong Ways 3 Hadir Dengan Dinamika Permainan Berbeda Fenomena Putaran Mahjong Ways 3 Menarik Perhatian Komunitas Pengalaman Pemain Mahjong Ways 3 Berubah Seiring Waktu Karakteristik Mahjong Ways 3 Terlihat Dalam Beragam Momen Komunitas Mengamati Pergerakan Unik Di Mahjong Ways 3 Variasi Ritme Mahjong Ways 3 Muncul Sepanjang Permainan Tampilan Mahjong Ways 3 Menghadirkan Suasana Dinamis Perkembangan Mahjong Ways 3 Jadi Bahasan Pengguna Online Mekanisme Mahjong Ways 3 Memberikan Pengalaman Tidak Seragam Tren Mahjong Ways 3 Mulai Disorot Penggemar Game Digital depo 5k
BAGIKAN: