3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Ketua MUI Bidang Fatwa: Insya Allah Dicatat Sebagai Syahid
Sadam Al Ghifari
Penulis
Admin
Editor
Jakarta, MUI Digital— Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Prof KH Asrorun Ni'am Sholeh menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon.
Ketiga prajurit TNI tersebut gugur akibat serangan Israel ke Lebanon. Mereka tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kontingen Garuda (Konga) pada misi United Nation Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
"MUI mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya tiga prajurit terbaik yang dimiliki oleh Indonesia pada saat tugas menjalankan perlindungan terhadap warga sipil sebagai bagian dari upaya mewujudkan perdamaian di dalam tugas PBB untuk menjaga perdamaian," kata Ketua MUI Bidang Fatwa Prof KH Asrorun Ni'am Sholeh di Kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (31/3/2026).
Ulama yang akrab disapa Prof Ni'am ini menerangkan, penjagaan terhadap perdamaian adalah mandat kenegaraan dan keagamaan.
Baca juga: 1 Prajurit TNI Gugur dan 3 Luka-luka, Pemerintah RI Kecam Keras Serangan Israel ke Lebanon Selatan
Dalam perspektif Islam, setiap Muslim adalah setiap orang yang merasa aman, damai, dan juga mampu memelihara kedamaian dari lisan dan tindakannya.
"Bagi setiap orang yang berupaya mempertahankan perdamaian dan meninggal dalam upaya tujuan mengupayakan perdamaian ini Insya Allah dicatat sebagai syahid," kata Guru Besar Ilmu Fikih UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.