Profil Prof. Abd. Halim Soebahar, Ketua Umum MUI Jatim 2025-2030
Redaksi
Penulis
Prof. Dr. KH. Abd. Halim Soebahar, M.A. merupakan salah satu ulama dan akademisi terkemuka di Jawa Timur yang memiliki rekam jejak panjang dalam dunia pendidikan, penelitian, serta pengabdian keumatan melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI). Lahir pada 4 Januari 1961, ia merupakan anak kelima dari delapan bersaudara, dari pasangan Moh. Soebahar/KH. Bahrul Ulum—tokoh kelahiran Tangsil Kulon, Bondowoso (1921–1993)—dan Sri Indiah/Hj. Siti Badriyah (1934–2019). Prof. Halim diketahui berdomisili di Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.
Dalam kehidupan keluarga, Prof. Halim menikah pada tahun 1987 dengan Dr. Hj. Hamdanah Utsman, M.Hum. Dari pernikahan tersebut, ia dikaruniai empat orang anak: H. Ahmad Faris Wijdan, S.Pd.I., SH., MH.; H. Ahmad Fauzul Fikri, S.Si., M.Si.; Ahmad Weldy Fakhriyan, S. M.; serta dr. muda Ratu Belqys Rosadeila Putri, S.Ked.
Jejak Pendidikan dan Akademik
Perjalanan akademiknya dimulai dari Fakultas Tarbiyah IAIN Jember, tempat ia meraih gelar sarjana pada tahun 1987. Bahkan sejak masih menyandang status Sarjana Muda (BA), ia telah mengabdi sebagai asisten dosen dalam bidang Ilmu Pendidikan.
Semangat keilmuan membawanya melanjutkan studi Pascasarjana (S-2) di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada tahun 1988 dan berhasil menyelesaikannya pada 1990. Tidak berhenti di situ, ia melanjutkan Program Doktor sejak 1991, yang semakin mengokohkan kapasitasnya sebagai akademisi. Pada tahun 1992, ia kembali ke almamater sebagai dosen dan terus berkhidmat di berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Ibrahimy Situbondo dan Universitas Islam Jember.
Sebagai pendidik, Prof. Halim dikenal sebagai perintis dan pengembang sejumlah perguruan tinggi keagamaan Islam. Ia terlibat dalam pendirian dan pengembangan berbagai institusi, di antaranya STAI Al-Falah As-Sunniyyah (kini Universitas Al-Falah As-Sunniyyah), STAI At-Taqwa (kini IAI At-Taqwa), STAI Darussalam Banyuwangi (kini Universitas KH. Mukhtar Syafaat), STAIDU Lumajang, STAI Tuan Guru Turmudzi di Nusa Tenggara Barat, STAI Al-Mubarok Sampang, serta Institut Agama Islam Shofa Marwa Jember. Selain itu, ia juga aktif mengembangkan program studi Sarjana, Magister dan Doktor di berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dan Ma’had Aly di Jawa Timur.
Prof. Halim juga diberi amanah sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur oleh Gubernur Jawa Timur, Ibu Dr. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. Lembaga ini mengelola beasiswa Program Sarjana, Magister dan Doktor (S-3) untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, Ma’had Aly, dan luar negeri, khususnya Universitas Al-Azhar Kairo Mesir.
Prestasi dan Penghargaan
Dedikasinya dalam dunia pendidikan dan penelitian mendapatkan pengakuan luas. Ia pernah meraih penghargaan sebagai Dosen Berprestasi dari Direktur Jenderal Pendidikan Islam Departemen Agama RI pada 4 Januari 2007, serta penghargaan sebagai Tokoh Pendidikan dari Bupati Bondowoso pada tahun 2012. Sebagai dosen Prof Halim menulis banyak karya khususnya di bidang pendidikan Islam, keagamaan dan penelitian.