Kunjungi Kairo, MUI Bahas Peluang Beasiswa bagi Pelajar Indonesia
Kunjungi Kairo, MUI Bahas Peluang Beasiswa bagi Pelajar Indonesia
KAIRO, MUI Digital — Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis, bertemu Menteri Wakaf Mesir, Prof Usama al-Azhari, di Kairo, Mesir, Selasa (3/11/2026).
Salah satu agenda utama pertemuan itu adalah membuka peluang beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia di Mesir.
Kiai Cholil hadir bersama Ketua MUI Bidang Infokomdigi, KH Masduki Baidlowi, Bendahara Umum MUI, H Misbahul Ulum, serta rombongan delegasi Komisi Dakwah MUI.
Delegasi tersebut tengah mengikuti Program Pengembangan Wawasan Dai Internasional (PWDI) 2026 di Mesir, yang bertujuan memperkuat diplomasi keagamaan Indonesia melalui kemitraan dengan lembaga-lembaga strategis di Mesir.
Kedua pihak juga membahas kerja sama pendidikan Islam, pengembangan sumber daya manusia (SDM), pengelolaan dan pengembangan wakaf, serta pemberdayaan ekonomi umat.
Kiai Cholil menilai Mesir merupakan mitra penting dalam pengembangan keilmuan Islam. Negeri itu memiliki tradisi keilmuan yang kuat dan diakui dunia, antara lain melalui Universitas Al-Azhar.
Kerja sama di bidang beasiswa dan pelatihan SDM, kata Kiai Cholil, menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas generasi Muslim Indonesia. Pelajar, mahasiswa, dan tenaga pendidik Indonesia diharapkan mendapat akses yang lebih luas untuk menimba ilmu di Mesir.
Kiai Cholil meyakini langkah tersebut dapat melahirkan generasi yang siap menjawab tantangan zaman, sekaligus menjaga nilai-nilai moderasi beragama di tingkat global.
Peluang pertukaran pelajar, mahasiswa, dan tenaga pendidik turut menjadi bahan pembicaraan.
Program ini diharapkan memperluas pertukaran ilmu dan pengalaman keagamaan antara Indonesia dan Mesir, serta melahirkan ulama dan intelektual Muslim yang berwawasan luas.
Peluang beasiswa juga mengemuka dalam agenda delegasi sebelumnya. Delegasi menjajaki kerja sama antara Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Bait az-Zakat wa as-Sadaqat Al-Azhar saat bertemu jajaran diplomat di KBRI Kairo, Rabu (28/10/2026).
Usulan kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti melalui nota kesepahaman (MoU), termasuk untuk program beasiswa bagi mahasiswa Indonesia di Mesir.
MUI dan Kementerian Wakaf Mesir juga menjajaki kerja sama program ilmiah, seperti seminar, simposium, dan forum ilmiah internasional. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang bertukar gagasan antara ulama dan akademisi kedua negara dalam merespons persoalan umat Islam masa kini.
Delegasi MUI bersama Menteri Wakaf Mesir kemudian melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Misr al-Kabir atau Masjid Agung Mesir, di kawasan Ibu Kota Administratif Baru Mesir.
MUI berharap pertemuan ini dapat ditindaklanjuti dengan program-program konkret dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dirasakan masyarakat kedua negara dan umat Islam dunia.