Lewati ke konten utama
Selasa, 7 Juli 2026 / 21 Muharam 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

Sempat Dilaporkan Hilang, Muhammad Firdaus Jamaah Haji Asal Embarkasi Jakarta Itu Ditemukan Meninggal

2 menit baca 2.286 dibaca
Duka cita
Muhammad Firdaus.
Bagikan:

Laporan MUI Digital, dari Makkah, Arab Saudi 

MAKKAH, MUI Digital — Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Muhammad Firdaus, jamaah haji Indonesia asal Kloter JKG-27 yang sebelumnya dilaporkan hilang di Arab Saudi ditemukan meninggal dunia. 

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan duka cita atas wafat almarhum.  Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Haji dan Umrah RI, Moh Hasan Afandi, mengatakan proses pencarian terhadap jamaah berusia 72 tahun tersebut telah membuahkan hasil setelah adanya koordinasi intensif dengan otoritas Arab Saudi.

“Berdasarkan laporan tim di lapangan dan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi, Bapak Muhammad Firdaus ditemukan dalam keadaan wafat,” ujar Hasan di Makkah, Jumat (22/5/2026).

Hasan menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya almarhum. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan almarhum mendapat rahmat serta ampunan dari Allah SWT.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami segenap PPIH Arab Saudi menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum,” katanya.

Baca juga: Daging Dam Jamaah Haji Indonesia akan Diprioritaskan untuk Palestina

Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak selama proses pencarian berlangsung, mulai dari keluarga almarhum, KJRI Jeddah, otoritas Arab Saudi, rumah sakit setempat, petugas haji, hingga masyarakat Indonesia yang turut mendoakan.

Menurut Hasan, pemerintah melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akan menyiapkan badal haji bagi almarhum yang nantinya dilaksanakan oleh petugas haji.

Selain itu, Hasan mengingatkan pentingnya kepedulian antarsesama jamaah, khususnya terhadap jamaah lansia, disabilitas, perempuan, dan jamaah dengan kondisi kesehatan tertentu.

Ia mengimbau jamaah maupun petugas untuk segera membantu apabila melihat jamaah berjalan sendirian, tampak kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan.

Baca juga: Ketua Musyrif Diny Ingatkan Petugas Haji Junjung Toleransi Sikapi Perbedaan Fikih Manasik

“Jika jamaah membutuhkan bantuan atau tidak mengetahui arah tujuan, segera antarkan ke petugas terdekat atau pos layanan,” ujarnya.

Hasan juga meminta agar jamaah yang membutuhkan bantuan tidak ragu menyampaikan kondisinya kepada petugas haji Indonesia.

“Petugas haji Indonesia hadir untuk mendampingi, melayani, dan melindungi jamaah selama berada di Tanah Suci,” katanya.