Lewati ke konten utama
Minggu, 18 Oktober 2026 / 7 Jumadil Awal 1448 H
Jadwal memuat...
Syukron Makmun
KH Syukron Makmun
Berita

Innalillahi wa Inna Ilaihi Rajiun Ulama Senior KH Syukron Makmun Wafat, Kiai Cholil Kenang Keteladanan Almarhum

Innalillahi wa Inna Ilaihi Rajiun Ulama Senior KH Syukron Makmun Wafat, Kiai Cholil Kenang Keteladanan Almarhum

/ 7 Jumadil Awal 1448 H 2 menit baca 244 dibaca

Jakarta, MUI Digital— Kabar duka menyelimuti dunia pesantren dan umat Islam Indonesia atas wafatnya Pengasuh Pondok Pesantren Darul Rahman, KH Syukron Makmun bin KH Ma'mun Nawawi, pada Ahad (18/10/2026).  Almarhum merupakan ayahanda dari Ketua Umum MUI DKI Jakarta, KH Faiz Syukron Makmun. 

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, mengenang almarhum sebagai ulama kharismatik yang dikenal luas akan keteguhan prinsip serta ketegasannya dalam berjuang.

Kiai Cholil, yang juga memiliki hubungan kekerabatan sebagai keponakan almarhum dalam trah ikatan Bani Ahmad, menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus penghormatan atas konsistensi perjuangan sang paman semasa hidupnya.

"Beliau dikenal sebagai sosok yang memiliki keteguhan prinsip dalam berjuang dan dikenal ketegasannya," ujar Cholil Nafis saat mengenang almarhum ketika dihubungi MUI Digital, Ahad (18/10/2026).

Menurut Kiai Cholil, keteguhan dan ketegasan sikap Kiai  Syukron Makmun terbukti membuahkan hasil nyata dalam membina umat dan memajukan dunia pendidikan Islam. 

Salah satu bukti konkret keuletan dan keteguhan almarhum adalah berkembang pesatnya Pondok Pesantren Darul Rahman, hingga alumninya mampu melahirkan ratusan pesantren di berbagai daerah. 

"Saya mendengar lebih dari 250 pesantren yang didirikan oleh alumni Pesantren Darul Rahman. Kehidupan beliau dan bagaimana perjuangannya harus diteladani oleh generasi kami dan generasi berikutnya," kata Kiai Cholil.

Di mata keluarga besar, almarhum bukan sekadar tokoh ulama nasional, melainkan sosok paman yang menjadi panutan dan pengayom. Kiai Cholil mendoakan agar seluruh amal kebaikan almarhum diterima di sisi Allah SWT dan kesalahannya diampuni.

"Ya saya berduka cita, beliau masih paman saya yang dibanggakan oleh seluruh keluarga kami, dituakan sebagai orang tua. Kami punya ikatan Bani Ahmad dari buyut yang sama, dan beliau bagian dari orang tua kami yang membimbing kami," tuturnya.

Kiai Cholil juga menyampaikan harapannya agar estafet kepemimpinan dan nilai-nilai perjuangan yang ditinggalkan Kiai Syukron Makmun terus berlanjut.

"Mudah-mudahan Gus Faiz dan seluruh keluarga dapat melanjutkan perjuangan beliau, dan cucu-cucu nanti akan lahir 'Kiai Syukron' berikutnya," harapnya.

Kabar wafatnya Kiai Syukron Makmun pertama kali dikonfirmasi melalui akun Instagram resmi Pondok Pesantren Darul Rahman @daarulrahman_official. 

Kepergian Kiai Syukron Makmun meninggalkan warisan teladan tentang prinsip, ketegasan, dan kontribusi besar bagi dunia pesantren di Indonesia.

Google Ads
BAGIKAN:
Google Ads