Lewati ke konten utama
Jumat, 28 Agustus 2026 / 15 Rabiul Awal 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

Becak Listrik dan Mobil Golf Siap Mengawal Peserta Muktamar ke-35 NU di Tambakberas

2 menit baca 506 dibaca
IMG_8647
Bagikan:

Jakarta, MUI Digital--Panitia Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menghadirkan pelayanan unik dan ramah lingkungan bagi para peserta resmi (muktamirin). 

Panitia menyiapkan armada becak listrik dan golf car untuk mengantarkan para peserta dari lokasi registrasi menuju penginapan selama gelaran perhelatan berlangsung.

Fasilitas transportasi ramah lingkungan ini diperkenalkan langsung saat simulasi penyambutan dan pendaftaran muktamirin di Kompleks MTs dan MA Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (22/8/2026).

Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq), menjelaskan bahwa skema penanganan kedatangan peserta telah dirancang secara sistematis untuk memberikan pelayanan terbaik dan kenyamanan maksimal.

​"Hanya muktamirin yang terverifikasi secara sah yang berhak mendapatkan ID Card resmi, dan diarahkan menuju lokasi penginapan yang telah ditentukan," ujar Gus Rozaq di sela-sela kegiatan simulasi.

Alur pelayanan dimulai saat peserta tiba di gerbang utama Pesantren Bahrul Ulum, baik yang dijemput dari Stasiun Jombang maupun Bandara Internasional Juanda. 

Setelah turun di drop zone, muktamirin diarahkan ke ruang holding di Kompleks MA Bahrul Ulum untuk pemeriksaan awal.

Selanjutnya, peserta menuju Kompleks MTs Bahrul Ulum untuk verifikasi berkas ketat dan pencetakan ID Card resmi. Begitu proses registrasi selesai, para muktamirin langsung diantar menuju gedung penginapan (tower) menggunakan becak listrik dan golf car yang telah disiagakan.

Penggunaan armada ramah lingkungan ini diharapkan mampu menjaga keasrian, ketenangan, serta kenyamanan di dalam area pesantren. 

Dari lokasi penginapan, para peserta nantinya tinggal melanjutkan pergerakan menuju venue utama untuk mengikuti Sidang Pleno I.

Meski demikian, panitia menegaskan akan terus melakukan evaluasi demi memantapkan alur pelayanan menjelang pembukaan acara.

​“Dari simulasi hari ini, ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki, karena memang hari ini baru awal. Akan terus kita perbaiki, dan Insya Allah akan lebih matang lagi,” katanya.