Pakar IPB Sarankan Gunakan Kemasan Food Grade untuk Bungkus Daging Qurban
Miftahul Jannah
Penulis
Admin
Editor
Jakarta, MUI Digital – Penggunaan kemasan yang aman dan higienis dalam pembagian daging qurban menjadi perhatian penting untuk menjaga kualitas pangan sekaligus mengurangi risiko kontaminasi.
Dosen Fakultas Peternakan IPB University sekaligus auditor halal LPPOM, Henny Nuraini, merekomendasikan masyarakat menggunakan kemasan berbahan food grade atau aman untuk pangan dalam proses distribusi daging qurban.
Menurutnya, penggunaan plastik biasa yang tidak diperuntukkan bagi makanan berisiko memengaruhi keamanan pangan, terutama jika bersentuhan langsung dengan daging dalam waktu lama.
“Solusinya adalah menggunakan plastik food grade, kemasan thinwall atau kotak plastik makanan, serta kemasan ramah lingkungan yang tetap aman untuk pangan,” ujar Henny yang juga peneliti Pusat Kajian Halal IPB University kepada MUI Digital, di Jakarta, Rabu (27/5/2026).
Baca juga: MUI: Secara Syar'i, Presiden Beli Sapi Qurban Pakai Banpres Tidak Masalah
Dia menjelaskan, selain plastik food grade, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai alternatif kemasan lain seperti besek bambu, box kertas, kertas pembungkus, hingga daun pisang atau daun lain yang memungkinkan digunakan di daerah setempat.
Namun, dia mengingatkan bahwa box kertas sebaiknya diberi lapisan tambahan karena mudah bocor apabila digunakan untuk membungkus daging segar.
Sementara itu, penggunaan kemasan kaca dinilai aman dari sisi pangan, tetapi kurang ekonomis untuk distribusi massal daging qurban.
Henny menegaskan, kebersihan kemasan juga harus menjadi perhatian utama. Kemasan yang digunakan harus dalam kondisi bersih dan layak pakai agar tidak menimbulkan kontaminasi silang.
Selain itu, dia menyarankan agar daging, jeroan, dan tulang dipisahkan dalam pengemasan sehingga tidak saling mengontaminasi dan kualitas daging tetap terjaga hingga diterima masyarakat.
Baca juga: Simak Kiat Merawat Hewan Qurban Berikut Ini agar Tetap Sehat dan Tidak Stres
“Dengan mempertimbangkan faktor keamanan pangan, kepraktisan, dan kelestarian lingkungan, masyarakat dapat memilih kemasan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi setempat,” jelasnya.
Penggunaan kemasan ramah lingkungan juga dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi sampah plastik saat momentum Idul Adha, tanpa mengabaikan aspek kebersihan dan keamanan pangan bagi masyarakat penerima daging kurban.