KH Anwar Iskandar Ajak Umat Tingkatkan Doa dan Bantuan bagi Daerah Terdampak Bencana
Admin
Penulis
JAKARTA, MUI Digital– Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar, menyerukan kepada seluruh umat Islam dan elemen bangsa untuk meningkatkan kepedulian, doa, dan solidaritas menyusul rangkaian musibah yang menimpa Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat disebut sebagai ujian berat yang harus dihadapi bersama.
KH Anwar Iskandar mengajak umat Islam untuk memperbanyak muhasabah, munajat, serta taqarub ilallah (mendekatkan diri kepada Allah SWT). Ia juga mendorong umat agar memperbanyak doa dan istighasah, termasuk Qunut Nazilah, sebagai bentuk ikhtiar memohon perlindungan Allah SWT bagi bangsa Indonesia.
“Kami dari Dewan Pimpinan Pusat MUI mengajak umat Islam untuk melakukan muhasabah, munajat, taqarub ilallah, memperbanyak doa dan istighasah. Khususnya melaksanakan Qunut Nazilah sebagai bagian dari usaha kita mendoakan masyarakat yang terdampak,” ujar KH Anwar Iskandar di Aula Buya Hamka, Kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025) kepadq MUIDigital.
Ia berharap doa-doa tersebut menjadi kekuatan batin bagi masyarakat terdampak, serta memohonkan ampunan dan derajat tertinggi bagi korban yang wafat.
“Kita doakan saudara-saudara kita yang meninggal agar menjadi syuhada dan dimasukkan ke surga tanpa hisab,” tambahnya.
MUI juga mengajak seluruh ormas Islam, lembaga filantropi, dan seluruh kekuatan masyarakat untuk menyalurkan bantuan guna meringankan beban warga yang terdampak bencana.
“Mari memberikan bantuan semampunya untuk meringankan penderitaan saudara-saudara kita di daerah terdampak,” tegasnya.
Kiai Anwar Iskandar turut mendoakan Presiden serta seluruh pejabat pemerintah, khususnya yang bertugas di wilayah bencana, agar diberi kekuatan dalam menangani dampak dan melakukan penanggulangan di lapangan.
Di akhir pernyataannya, Ketua Umum MUI menyerukan seluruh pimpinan MUI di pusat dan daerah agar terus meningkatkan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memanjatkan doa terbaik untuk keselamatan bangsa.
(Miftahul Jannah/Azhar)