Hari Pertama di Neraka Dijadikan Konten, MUI Ingatkan Bahayanya dan Ungkap Sisi Gelap AI
Admin
Penulis
Foto: Freepik
JAKARTA,MUI.OR.ID—Sosial media sedang ramai memperbincangkan konten artificial intelligence (AI) yang menunjukkan aktivitas hari pertama di ‘neraka’. Konten tersebut menuai banyak kontroversi dari pengguna media sosial.
Menanggapi hal tersebut, Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom), Kiai Masduki sangat menyayangkan kreaktivitas masyarakat yang justru menuai kontroversi dan kritik negatif.
“Isu mengenai artificial intelligence (AI) yang di dalamnya ada gambaran mengenai hari pertama di neraka, saya kira cukup membuat heboh di masyarakat dan bisa menimbulkan kontroversi hingga rasa permisif terhadap agama,” ungkap Kiai Masduki, kepada MUIDigital di Jakarta, Kamis (19/6/25).
“Neraka merupakan salah satu punishmen, sebuah ancaman yang berat dari ajaran agama. Di dalam video tersebut digambarkan seolah-olah neraka tersebut di gampangkan dengan seolah-olah bersuka ria di dalamnya, saya kira itu sangat berbahaya,” imbuhnya.
Sebelum video tersebut viral, terdapat pula video hasil AI yang menggambarkan Ka’bah menjadi sarang LGBT. Hal tersebut tentu sudah sangat meresahkan dan masuk dalam kategori penistaan agama.
“Berbicara mengenai AI, menurut saya hal tersebut merupakan sisi gelap,” kata Kiai Masduki.