Lewati ke konten utama
Selasa, 22 September 2026 / 10 Rabiul Akhir 1448 H
Jadwal memuat...
Hari Keenam Haji 2026 28274 Jamaah Berangkat
Jamaah haji Indonesia diberangkatkan menuju Madinah, Arab Saudi. Foto: MCH
Berita

Hari Keenam Haji 2026, 28.274 Jamaah Haji Diberangkatkan

Hari Keenam Haji 2026, 28.274 Jamaah Haji Diberangkatkan

/ 8 Dzulqa'dah 1447 H 2 menit baca 2.428 dibaca

Jakarta, MUI Digital — Operasional haji 1447 H/2026 M memasuki hari keenam dengan tren pemberangkatan yang stabil. Hingga 26 April 2026, sebanyak 72 kloter atau 28.274 jamaah haji Indonesia telah diberangkatkan ke Tanah Suci.

Salah satu terobosan utama tahun ini adalah optimalisasi layanan fast track (Makkah Route) yang menjangkau lebih dari 125 ribu jamaah.

Melalui layanan ini, proses keimigrasian Arab Saudi diselesaikan di Indonesia, sehingga jamaah tidak perlu antre saat tiba di Jeddah atau Madinah.

“Layanan fast track ini secara nyata mempercepat proses kedatangan jamaah di Tanah Suci. Jamaah bisa langsung menuju hotel tanpa harus melalui antrean panjang imigrasi, sehingga lebih nyaman, terutama bagi lansia dan kelompok rentan,” ujar Maria Assegaff, Juru Bicara Kemenhaj.

Layanan fast track tersedia di Bandara Soekarno-Hatta, Adisoemarmo Solo, Juanda Surabaya, dan Sultan Hasanuddin Makassar.

Penambahan Makassar menjadi langkah strategis untuk memperluas cakupan layanan.

Selain itu, pemerintah memastikan kesiapan transportasi udara melalui Garuda Indonesia dan Saudia Airlines yang berpengalaman dalam penerbangan haji.

“Sejak di embarkasi, kami pastikan jamaah mendapatkan layanan yang lengkap, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pembagian dokumen, hingga akomodasi dan konsumsi yang memadai agar jamaah siap berangkat dalam kondisi prima,” tambah Maria.

Dari sisi layanan di embarkasi, jamaah menjalani pemeriksaan kesehatan serta menerima dokumen penting seperti paspor, living cost 750 riyal Arab Saudi, gelang identitas, dan kartu Nusuk.

Akomodasi dan konsumsi juga disiapkan untuk menjaga kondisi jamaah tetap prima sebelum keberangkatan.

Kemenhaj mengimbau jamaah menjaga kesehatan, membawa dokumen penting secara aman, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran ibadah.

Penyelenggaraan haji tahun ini mengusung prinsip Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan sebagai bagian dari penguatan layanan inklusif.

BAGIKAN: