DALA Targetkan Penurunan Angka Buta Huruf Alquran hingga 50 Persen Dalam 10 Tahun
DALA Targetkan Penurunan Angka Buta Huruf Alquran hingga 50 Persen Dalam 10 Tahun
Jakarta, MUI Digital--Dana Abadi Literasi Alquran (DALA) menargetkan penurunan angka buta huruf Alquran di Indonesia hingga mencapai 50 persen dalam jangka waktu 10 tahun ke depan. Hal ini ditempuh melalui program peningkatkan literasi Alquran berbasis wakaf produktif yang dirancang secara berkelanjutan.
Direktur Program DALA, Ambar Pramita, menyampaikan bahwa saat ini tingkat buta huruf Alquran di Indonesia masih sangat tinggi, yakni mencapai 72,25 persen. Dari angka tersebut, sebanyak 58 persen berada pada kelompok usia sekolah.
"Angka ini terlalu besar dan menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua. Melalui DALA, kami berharap setiap tahun angka buta huruf Alquran di Indonesia dapat terus menurun, dengan target utama mencapai penurunan hingga 50 persen dalam 10 tahun ke depan," ujar Ambar di sela-sela acara Training For Trainer (TFT) metode BTHQ (Baca Tulis Hafal Quran) Gerakan Dala yang digelar di Aula Buya Hamka, Kantor MUI Pusat, Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Ambar menjelaskan, DALA berkedudukan sebagai mowaquf 'alaih atau penerima manfaat dari Lembaga Wakaf MUI. Dana wakaf produktif yang dihimpun dari para wakif kemudian disalurkan ke dalam program-program berkelanjutan, salah satunya adalah program Baca Tulis Hafal Alquran.
Untuk mencapai target jangka panjang tersebut, DALA mengintegrasikan penghimpunan dana wakaf dengan pelatihan tenaga pengajar secara berkala setiap bulannya. Melalui metode TFT, DALA membina para guru Pendidikan Agama Islam (PAI), ustaz, ustazah, hingga guru TPQ agar memiliki keahlian dalam menumbuhkan kecintaan serta kemampuan membaca Alquran pada generasi muda.
"Program sebagus apa pun tidak akan berjalan tanpa peran para guru. Karenanya, pelatihan ini diselenggarakan rutin setiap bulan untuk menjangkau berbagai wilayah di Indonesia. Kita mulai dari DKI Jakarta, lalu berlanjut ke Banten, Jawa Tengah, dan provinsi lainnya," kata Ambar yang juga Wakil Bendahara Lembaga Wakaf MUI.
Gerakan DALA sendiri merupakan wujud kolaborasi antarlembaga yang melibatkan Lembaga Wakaf MUI, Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat (KPEU) MUI, Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (Pinbas) MUI, serta Istiqlal Global Fund.
Hadir dalam acara ini Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan, Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Filantropi Dr Rahmat Hidayat dan Sekretaris Lembaga Wakaf MUI Andi Yudi Hendrawan.