Lewati ke konten utama
Jumat, 16 Oktober 2026 / 5 Jumadil Awal 1448 H
Jadwal memuat...
KH. Abdul Maqsith Apresiasi SDM MUI Sulsel, Sebut Standar Keulamaan di Atas Rata-Rata
Sulawesi Selatan

KH. Abdul Maqsith Apresiasi SDM MUI Sulsel, Sebut Standar Keulamaan di Atas Rata-Rata

KH. Abdul Maqsith Apresiasi SDM MUI Sulsel, Sebut Standar Keulamaan di Atas Rata-Rata

/ 4 Jumadil Awal 1448 H 2 menit baca

MAKASSAR — Ketua Bidang Kerukunan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dr. KH. Abdul Maqsith Ghozali, mengapresiasi kualitas sumber daya manusia (SDM) MUI Sulawesi Selatan yang dinilainya memiliki kapasitas memadai dan standar keulamaan yang cukup tinggi.

Hal tersebut disampaikan KH. Abdul Maqsith Ghozali dalam sambutannya pada kegiatan kunjungan kerja dan monitoring serta evaluasi (monev) MUI Pusat di Kantor MUI Sulsel, Jalan Emmy Saelan, Makassar, Kamis (15/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, KH. Abdul Maqsith menilai MUI Sulsel memiliki potensi besar untuk menjalankan berbagai program keumatan. Kualitas SDM yang dimiliki menjadi modal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab organisasi.

Menurutnya, kapasitas keilmuan para ulama dan pengurus merupakan salah satu faktor penting dalam memperkuat peran MUI di tengah masyarakat. Dengan kemampuan yang memadai, organisasi dapat memberikan kontribusi lebih luas dalam menjawab berbagai persoalan keagamaan dan sosial.

Ia menegaskan bahwa kualitas SDM MUI Sulsel sangat memadai, bahkan berada di atas rata-rata. Standar keulamaan yang cukup tinggi juga menjadi salah satu kekuatan dalam menjalankan peran organisasi.

Apresiasi tersebut menjadi bagian penting dalam kunjungan kerja MUI Pusat, yang tidak hanya bertujuan melakukan monitoring dan evaluasi, tetapi juga melihat perkembangan organisasi serta kapasitas kelembagaan MUI di daerah.

Selain menyoroti kualitas SDM, Abdul Maqsith juga menyinggung pentingnya membangun persaudaraan di tengah kehidupan masyarakat. Menurutnya, semangat persaudaraan memiliki makna mendalam dan perlu terus dirawat dalam kehidupan bersama.

Persaudaraan menjadi landasan penting untuk membangun hubungan yang harmonis, termasuk di tengah keberagaman latar belakang dan pandangan. Nilai tersebut juga relevan bagi organisasi keagamaan dalam menjalankan peran menjaga kerukunan umat.

Dalam konteks tersebut, MUI memiliki tanggung jawab untuk memperkuat komunikasi dan membangun hubungan yang baik dengan berbagai elemen masyarakat. Upaya ini diperlukan agar kehidupan beragama dapat berjalan secara damai dan saling menghormati.

Kunjungan kerja dan monev MUI Pusat di Sulawesi Selatan diharapkan semakin memperkuat koordinasi antara pengurus pusat dan daerah.

Melalui kegiatan ini, MUI Sulsel diharapkan terus mengembangkan kapasitas kelembagaan, meningkatkan kualitas pelayanan keumatan, serta memperkuat kontribusi ulama dalam menjaga kerukunan dan persaudaraan di tengah masyarakat.

Tim Kunjungan kerja dan monef diterima langung oleh oleh Ketua Umum MUI Sulsel Prof. Dr. KH. Najmuddin Abd Safa, dan jajaran Pengurus harian serta perwakilan ormas dan lembaga pesantren.

Turut hadir Dr. H. Syamsul Qomar (Wakil Sekretaris Bidang Ukhuwah MUI Pusat ) dan Dr. Rida Hesti Ratnasari (Tim Monev).

Irfan Suba Raya

Google Ads
BAGIKAN:
Google Ads