Wakil Ketua Komisi Pendidikan MUI Prof Maila Kembali Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia
Wakil Ketua Komisi Pendidikan MUI Prof Maila Kembali Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia
Jakarta, MUI Digital--Wakil Ketua Komisi Pendidikan dan Kaderisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof Maila Dinia Husni Rahiem, kembali mengukir prestasi internasional. Akademisi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini kembali tercatat dalam daftar World’s Top 2% Scientists 2026 versi Stanford University dan Elsevier BV berdasarkan dampak sitasi tahunan.
Berdasarkan data TOPSCINET yang dirilis pada 8 Oktober 2026, Prof Maila berhasil mempertahankan posisinya dalam daftar bergengsi tersebut selama empat tahun berturut-turut, terhitung sejak 2023 hingga 2026. Dalam pemeringkatan terbaru ini, Prof Maila menempati urutan kedua pada subbidang pendidikan dan posisi ketiga pada bidang ilmu sosial di antara para peneliti yang berafiliasi dengan lembaga di Indonesia. Secara global, namanya menembus sekitar 1,2 persen teratas peneliti dunia di bidang pendidikan.
Pencapaian ini dicapai bersama rekan akademisi UIN Jakarta lainnya, Prof Saiful Mujani, yang turut masuk dalam jajaran ilmuwan elite dunia tersebut. Hal ini semakin memperkuat kontribusi nyata akademisi Indonesia dalam menghasilkan riset bermutu tinggi yang diakui dan menjadi rujukan internasional.
Prof Maila, yang merupakan Guru Besar Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Kesejahteraan Sosial UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, berfokus pada penelitian tentang kehidupan anak, resiliensi, pengalaman menghadapi bencana, hingga pemanfaatan teknologi modern dalam pembelajaran. Karya-karyanya terbukti menghubungkan realitas sosial dengan kebutuhan pengembangan pendidikan serta keselamatan masyarakat secara luas.
Salah satu riset fenomenalnya membahas kerentanan perempuan saat bencana tsunami Aceh 2004. Artikel yang ditulis bersama Robin Ersing dari University of South Florida tersebut dipublikasikan di International Journal of Disaster Risk Reduction pada 2021. Penelitian yang menggali pengalaman 27 penyintas anak-anak ini diangkat menjadi rujukan resmi Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengurangan Risiko Bencana (UNDRR) pada kampanye Hari Kesadaran Tsunami Sedunia 2023.
Tak hanya riset kebencanaan, Prof Maila juga aktif mendorong modernisasi pembelajaran anak usia dini lewat karyanya, Storytelling in Early Childhood Education: Time to Go Digital, yang menyoroti integrasi teknologi untuk meningkatkan keterlibatan anak dalam belajar.
Di luar kiprahnya di Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI dan Kampus UIN Jakarta, Prof Maila saat ini juga mengemban amanah sebagai Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Peningkatan STEM dan Kompetensi Guru. Peran strategis ini menjembatani hasil riset akademisnya langsung ke dalam kebijakan perbaikan kualitas pendidikan nasional.
Daftar World’s Top 2% Scientists sendiri dirilis secara berkala menggunakan indikator komposit dampak sitasi dan kepengarangan yang dikembangkan oleh John P. A. Ioannidis dari Stanford University. Pada edisi 2026 ini, terdapat 272 ilmuwan berafiliasi di Indonesia yang berhasil masuk daftar, menunjukkan tren peningkatan signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.