Lewati ke konten utama
Rabu, 7 Oktober 2026 / 25 Rabiul Akhir 1448 H
Jadwal memuat...
a05f85a9-18eb-495e-a2c6-6d6a0ac3cedd
Berita

Terima Silaturahim PKS, Buya Amirsyah: MUI Rumah Besar Umat, Parpol Lahir dari Umat

Terima Silaturahim PKS, Buya Amirsyah: MUI Rumah Besar Umat, Parpol Lahir dari Umat

/ 24 Rabiul Akhir 1448 H 2 menit baca 66 dibaca

JAKARTA, MUI Digital — Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buya Amirsyah Tambunan menegaskan keterbukaan MUI untuk membangun komunikasi dan dialog dengan seluruh partai politik dalam membahas berbagai persoalan keumatan dan kebangsaan.

Hal itu disampaikan Buya Amirsyah usai menerima kunjungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Gedung MUI Pusat, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (06/10/2026).

Menurutnya, pertemuan dengan PKS menjadi salah satu upaya untuk mencari titik temu dalam membahas persoalan kebangsaan, khususnya berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat dan kehidupan politik yang menjunjung norma serta etika.

“Pertama kita cari titik temu antara yang saya sebut tadi politik kebangsaan, yaitu bagaimana bangsa kita ini bisa menunjukkan kesejahteraan,  salah satu partai yang eksis di DPR adalah PKS,” ujar Buya Amirsyah.

Ia mengatakan, komunikasi serupa akan terus dilakukan dengan partai dan fraksi lainnya. MUI, menurutnya, ingin membuka ruang silaturahim bagi seluruh partai politik tanpa terkecuali.

“Kita insya Allah dengan partai-partai lain, fraksi lain, ada PAN, ada PKB, ada Golkar, dan semuanya kita ajak untuk memikirkan bagaimana bangsa ini ke depan, politik keadabannya bisa lebih menjunjung tinggi norma etika,” katanya.

Buya Amirsyah menilai dialog lintas partai diperlukan di tengah berbagai persoalan yang dihadapi bangsa, termasuk persoalan korupsi dan kondisi moral generasi bangsa.

Ia juga mengundang fraksi-fraksi lain untuk bersilaturahim ke MUI. Menurutnya, MUI memiliki posisi sebagai rumah besar umat yang dapat menjadi ruang bersama untuk membicarakan berbagai persoalan kebangsaan.

“PKS sudah mulai hadir hari ini, insyaAllah kita akan terus berlanjut ke berbagai fraksi, dan kami mengundang fraksi-fraksi lain juga berkenan untuk bersilaturahim ke Majelis Ulama Indonesia,” tuturnya.

“MUI ini rumah besar kita. Semua partai-partai itu kan berasal dari umat,” lanjut Buya Amirsyah.

Ia berharap komunikasi dan dialog tersebut dapat mempertemukan berbagai pandangan sehingga persoalan bangsa dapat dibahas dengan suasana yang terbuka.

“Jadi tanpa kecuali kita ajak diskusi, dialog, insyaAllah semua masalah bisa kita selesaikan. Yang penting duduk bersama, berdialog, berdiskusi. Dengan hati terang, kepala dingin, insyaAllah kita maju bersama untuk kemaslahatan bangsa ke depan,” tegasnya. 

BAGIKAN: