Lewati ke konten utama
Selasa, 27 Oktober 2026 / 16 Jumadil Awal 1448 H
Jadwal memuat...
Amirsyah Tambunan
Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan. Foto: Irma/ MUI Digital
Berita

Refleksi Hari Sumpah Pemuda, Sekjen MUI: Generasi Muda Harus Tetap Tegar dan Istiqamah

Refleksi Hari Sumpah Pemuda, Sekjen MUI: Generasi Muda Harus Tetap Tegar dan Istiqamah

/ 16 Jumadil Awal 1448 H 2 menit baca 166 dibaca

Jakarta, MUI Digital— Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Amirsyah Tambunan, menyampaikan refleksi mengenai Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober. 

Buya Amirsyah mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai persatuan serta ketegaran dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Buya Amirsyah memaparkan bahwa Sumpah Pemuda memiliki penekanan krusial melalui tiga poin utama: bertumpah darah yang satu, berbangsa yang satu, dan menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. 

Menurutnya, penyebutan kata "satu" secara berulang menegaskan bahwa berbagai suku, etnis, dan agama dapat bersatu padu dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Ini satu kekuatan yang sangat dahsyat tatkala kita dari semua unsur, dari semua etnis, suku, bahasa, agama bisa menggalang persatuan dan kesatuan," ujar Buya Amirsyah kepada MUI Digital di Kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2026), menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026.

Selain sebagai simbol persatuan, Buya Amirsyah Tambunan juga menyoroti relevansi Sumpah Pemuda sebagai pedoman di tengah potensi perpecahan. 

Ketika ada pihak-pihak tertentu yang berupaya membenturkan sesama anak bangsa maupun kehidupan beragama, komitmen Sumpah Pemuda tahun 1928 harus dijadikan sebagai landasan kembali.

Oleh karena itu, Buya Amirsyah menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus-menerus digelorakan agar nilainya tidak tergerus oleh zaman. 

Di tengah dinamika dan ujian besar yang dihadapi bangsa saat ini, baik tantangan internal dari dalam diri anak bangsa maupun tekanan eksternal generasi muda diminta untuk senantiasa waspada dan teguh.

"Kita harus tetap tegar, optimis, istiqamah dalam menghadapi berbagai ujian dan tantangan yang ada di depan mata kita, baik juga yang ada di dalam diri kita," kata Buya Amirsyah. 

Google Ads
BAGIKAN:
Google Ads