Lewati ke konten utama
Minggu, 23 Agustus 2026 / 10 Rabiul Awal 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

APCQP Wadah Kolaborasi Aksi Solidaritas Masyarakat Sipil Asia Pasifik untuk Palestina

3 menit baca 123 dibaca
Wisma
Peresmian Wisma Khadimul Ummah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Menteng, Jakarta Pusat, sebagai Kantor Headquarters Asia Pacific Coalition for Quds and Palestine (APCQP) pada Jumat (21/8/2026). Foto: Sadam/ MUI Digital
Bagikan:

Jakarta, MUI Digital— APCQP hadir sebagai sarana kolaborasi dan pemersatu gerakan masyarakat sipil di wilayah Asia Pasifik.

Direktur Eksekutif Asia Pacific Coalition for Quds and Palestine (APCQP), Irfan Nugraha, menyatakan  kehadiran koalisi ini difokuskan untuk memperkuat aksi-aksi konkret serta penggalangan solidaritas nyata demi mendukung kemerdekaan Palestina.

Hal tersebut disampaikan Irfan dalam acara Peresmian Kantor Headquarters APCQP yang berlokasi di Wisma Khadimul Ummah MUI Pusat, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2026). 

Peresmian ini menandai ditunjuknya Jakarta secara resmi sebagai pusat kedudukan organisasi internasional tersebut berdasarkan kesepakatan dalam forum Asia Pacific Conference for Palestine.

Irfan menjelaskan bahwa APCQP tidak hadir untuk menggeser ataupun mengambil alih peran-peran yang selama ini telah dijalankan oleh berbagai elemen masyarakat sipil.

Baca juga: MUI Ajak Penulis Dunia Gabung Gerakan Kebudayaan ISSA-Palestine 2026

Namun sebaliknya, kata Irfan, peran utama koalisi adalah memfasilitasi, memperkuat, serta menumbuhkan ekosistem gerakan agar dampaknya terasa lebih masif di tingkat regional maupun internasional.

"Tugas kami adalah memfasilitasi, memperkuat, dan menumbuhkan ekosistemnya,” ujar Irfan.

Tidak hanya di Indonesia, kata dia, tetapi juga di kawasan Asia Pasifik. APCQP menjadi jembatan agar beragam unsur masyarakat sipil dapat bertemu, membangun kerja sama solidaritas, dan melakukan aksi konkret sesuai peran masing-masing.

Untuk menopang kerja-kerja strategis tersebut, Markas Besar APCQP di Jakarta telah membentuk struktur operasional yang mencakup berbagai bidang khusus, di antaranya diplomasi, program dan keanggotaan, akademisi, penelitian, media hingga operasional. 

CEO Rumah Zakat ini menambahkan, kantor headquarters di Jakarta ini akan diaktivasi secara bertahap agar dapat dimanfaatkan oleh berbagai pemangku kepentingan. 

Baca juga: Koalisi Asia Pasifik untuk Al-Quds dan Palestina Ajak Pemerintah dan Masyarakat Bela Palestina

Selain menjadi tempat berkumpulnya jaringan masyarakat sipil, Irfan menyampaikan, keberadaan kantor ini diharapkan mampu memperkuat langkah-langkah diplomasi dan kemanusiaan yang selama ini disuarakan oleh pemerintah Indonesia dan negara-negara sahabat di Asia Pasifik.

Peresmian kantor APCQP ini juga didukung oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Dubes Safira Machrusah, menyambut baik hadirnya APCQP di Wisma Khadimul Ummah MUI Pusat dan berharap lembaga ini terus menyuarakan keadilan bagi warga Palestina.

Meskipun APCQP berdiri sebagai lembaga independen, MUI berkomitmen memberikan dukungan maksimal, termasuk penyediaan fasilitas kantor dan pendampingan pada gerakan-gerakan moral di tingkat nasional maupun internasional. 

Dukungan ini diharapkan mampu memberikan gaung (echo) yang lebih luas kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap setia dan loyal mengawal perjuangan kemerdekaan Palestina.

Pihaknya berharap, meskipun ini adalah lembaga tersendiri yang tidak langsung bersinggungan dengan MUI, kami tetap akan memberikan support sangat maksimal, terutama misalnya dibukanya kantor ini di salah satu bagian dari kantor MUI.

“Semoga ke depannya bukan hanya kantornya saja, tetapi gerakan-gerakan moralnya dan dukungan-dukungannya terhadap Palestina," ujarnya.