Sambut Munas XI, MUI Tegaskan Komitmen Penguatan Fatwa dan Program Unggulan Keumatan
Admin
Penulis
JAKARTA, MUI.OR.ID – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-XI pada 20 November mendatang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran keulamaan, terutama dalam bidang fatwa dan program-program unggulan yang berdampak langsung pada kehidupan umat.
Disampaikan Ketua Steering Committee (SC) Munas XI MUI, Buya Amirsyah Tambunan, dalam konferensi pers yang digelar di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Dia menekankan bahwa Munas mendatang bukan sekadar forum pemilihan pengurus baru, melainkan momentum penting untuk memperkuat arah kelembagaan dan efektivitas peran MUI di tengah perubahan sosial yang cepat.
“Munas nanti akan mempertegas posisi MUI sebagai lembaga keulamaan yang memiliki otoritas keagamaan untuk menjawab tantangan umat. Karena itu, bidang fatwa akan tetap menjadi pilar utama, diikuti dengan penguatan program unggulan MUI yang sudah berjalan baik,” ujarnya.
Buya Amirsyah menjelaskan, MUI selama ini telah menunjukkan kontribusi besar dalam penguatan ekonomi syariah dan sistem jaminan produk halal di Indonesia.
Melalui Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI) dan kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), MUI menjadi pioner dalam membangun ekosistem ekonomi halal yang diakui secara nasional dan internasional.
“MUI berbeda dengan ormas Islam lainnya karena memiliki fungsi yang khas dan strategis. Kita berperan sebagai lembaga fatwa sekaligus penggerak program keumatan seperti ekonomi syariah dan sertifikasi halal. Ini menjadi keunggulan dan ciri khas MUI,” terang Buya Amirsyah.
Selain memperkuat bidang fatwa, Munas XI MUI juga akan merumuskan arah program baru yang relevan dengan tantangan kekinian, seperti dakwah digital, literasi halal, serta penguatan peran ulama muda.
MUI ingin memastikan peran keulamaan tetap adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan otoritas moral dan keagamaan.
“Munas ini harus menjadi momentum konsolidasi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, Wathaniyah, dan Basyariyah, agar MUI semakin kokoh dalam membimbing umat sekaligus bermitra dengan pemerintah secara konstruktif,” tambahnya.
Dengan semangat baru yang dibawa menjelang Munas, MUI diharapkan mampu meneguhkan kembali perannya sebagai lembaga fatwa, penggerak program keumatan, dan mitra strategis bangsa dalam mewujudkan masyarakat yang religius, moderat, dan berkemajuan. (Miftahul Jannah, ed: Muhammad Fakhrudin)