Lewati ke konten utama
Selasa, 21 Juli 2026 / 6 Shafar 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

Pimpinan MUI Silaturahim ke Kompas Gramedia, Bahas Persiapan Kongres Umat Islam Indonesia 2026

3 menit baca 192 dibaca
b49a62ce-ac10-4ac3-900d-0130a4bccde8
Bagikan:

JAKARTA, MUI Digital-- Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan kunjungan silaturahim ke jajaran pimpinan Kompas Gramedia di Gedung Menara Kompas, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026).

Rombongan Dewan Pimpinan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Buya Amirsyah Tambunan. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Wasekjen MUI Bidang Pesantren KH Choirul Saleh Rasyid, Wasekjen MUI Bidang Dakwah KH Arif Fahruddin, Wasekjen MUI Bidang Seni Budaya Ustadz Erick Yusuf, serta Ketua MUI Bidang Ukhuwah KH Zaitun Rasmin.

Kedatangan pengurus MUI disambut hangat oleh jajaran pimpinan media Kompas Gramedia, di antaranya Pemimpin Redaksi Kompas TV Yogi Arief Nugraha, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Adi Prinantyo, Corporate Communication Director Kompas Gramedia Glory Oyong, News Manager Tribunnews Sandy Baskoro, dan Redaktur Kompas.com Farid Assifa.

Dalam pertemuan tersebut, Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan menyampaikan bahwa agenda utama kunjungan ini adalah untuk mempererat silaturahim sekaligus menyosialisasikan penyelenggaraan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) yang akan berlangsung pada 24–26 Juli 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta.

KUII 2026 mengusung tema: Umat Bersatu, Bangsa Kuat, Negara Berdaulat. 

Rangkaian kegiatan kongres ini rencananya akan dibuka langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, dan bakal ditutup dengan Puncak Peringatan Milad ke-51 MUI.

"Yang penting untuk kita berikan pencerahan kepada umat dan bangsa, kita akan melaksanakan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII). Spiritnya adalah umat bersatu, bangsa kuat, negara berdaulat. Kalau kita bersatu, tanpa kecuali, berarti kita akan kuat dan berdaulat," ujar Buya Amirsyah kepada MUI Digital. 

Selain itu, MUI juga melibatkan insan pers dan pimpinan media, termasuk Pemimpin Redaksi Kompas TV Yogi Arief Nugraha, sebagai salah satu tim penilai/juri dalam penganugerahan MUI Award. 

Apresiasi ini diberikan untuk empat kategori utama, yakni penggerak ekonomi syariah, dakwah digital, seni budaya dan kemanusiaan. 

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Kompas TV Yogi Arief Nugraha menyambut positif rencana perhelatan KUII 2026 dan mengapresiasi kepercayan MUI kepada Kompas Gramedia. 

Yogi, begitu akrab disapa,  menegaskan bahwa kerja-kerja jurnalistik di grup Kompas Gramedia selalu berlandaskan pada dua pilar utama penentu kualitas media, yakni kompetensi profesional dan etika profesional.

"Prinsip pendiri kami, Pak Jakob Oetama dan Pak PK Ojong, selalu mengingatkan dua hal: profesional kompetensi dan profesional etik. Keduanya berjalan seiring bahwa apa pun yang kami kerjakan dasarnya adalah untuk kebaikan dan selalu memberikan ruang kepada semua pihak," kata Yogi.

Yogi menambahkan, Kompas Gramedia siap mendukung suksesnya penyelenggaraan KUII 2026 sesuai dengan peran dan kapasitas media, sekaligus menjaga komitmen penyiaran yang mencerahkan dan edukatif bagi masyarakat di tengah situasi arus informasi saat ini.

Integritas dan filosofi media juga ditegaskan oleh Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Adi Prinantyo. Meneruskan nilai-nilai luhur pendiri Kompas Gramedia, Harian Kompas menaruh perhatian besar pada isu keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan.

Di tengah maraknya banjir informasi dan disinformasi di media sosial, pers memiliki tanggung jawab moral untuk hadir memberikan clarifier atau kejelasan.

"Pak Jakob Oetama berpesan untuk menjadi voice (suara) di tengah noise (kebisingan), menghadirkan berita-berita yang mencerahkan dan menginspirasi di tengah kebisingan. Forum-forum semacam Kongres Umat Islam ini menjadi amunisi bagi kami untuk makin banyak dan persisten menyebarkan berita yang mencerahkan," jelas Adi Prinantyo.