Lewati ke konten utama
Jumat, 10 Juli 2026 / 24 Muharam 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

LPBKI MUI Kaji Draf Buku Pemikiran Kiai Ma'ruf Dirangkai Silaturahim Penulis dan Kreator

3 menit baca 71 dibaca
Silaturahim Nasional
LPBKI MUI menggelar tiga agenda sekaligus mulai dari Silaturahim Nasional Penulis Kreator, Bahtsul Fikrah, dan Peringatan Tahun Baru Hijriyah. Foto: Sadam/ MUI Digital
Bagikan:

Jakarta, MUI Digital— Lembaga Pentashih Buku dan Konten Keislaman (LPBKI) Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar rangkaian acara berskala nasional. Bertempat di Aula Buya Hamka, Kantor MUI, Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2026), LPBKI MUI mengolaborasikan tiga agenda besar sekaligus dalam satu waktu.

Ketua MUI Bidang Pengkajian, Prof Utang Ranuwijaya, menyatakan bahwa penyelenggaraan tiga acara secara simultan ini sengaja dirancang untuk memanfaatkan tiga momentum besar yang tengah dihadapi oleh umat Islam dan bangsa Indonesia saat ini.

"Kegiatan hari ini dalam kerangka pertama, memperingati Tahun Baru Hijriyah 1448 Hijriyah. Kedua, momentum memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Dan yang ketiga, dalam kerangka memeriahkan Pra-Kongres Umat Islam Indonesia VIII," ujar Prof Utang saat ditemui di sela-sela acara.

Baca juga: Sekjen MUI: Materi Kongres Umat Islam Indonesia Perlu Uji Publik

Prof Utang menambahkan, integrasi ini menjadikan acara tahunan LPBKI terasa berbeda dan luar biasa karena mampu menyatukan berbagai urgensi umat ke dalam satu wadah.

Adapun tiga agenda yang dilaksanakan oleh LPBKI MUI sepanjang hari ini, yakni Silaturahim Nasional Forum Penulis dan Konten Kreator Muslim.

Acara tahunan ini mempertemukan seluruh mitra penulis dan pembuat konten yang biasa bekerja sama dengan LPBKI MUI dari berbagai daerah di Indonesia.

Kemudian, Bahtsul Fikrah (Pengkajian Pemikiran). Dalam acara ini secara khusus membedah draft buku mengenai pemikiran ekonomi syariah gagasan Wakil Presiden ke-13 RI KH Ma'ruf Amin.

Baca juga: Peringatan Tahun Baru Islam Komisi Dakwah MUI Turut Semarakkan Pra Kongres KUII VIII

Agenda ini juga dirangkaikan dengan acara Workshop Literasi Islam, yakni pelatihan intensif terkait penulisan dan literasi keislaman yang digelar bagi para peserta setelah waktu istirahat (Isoma).

"Ini kegiatan yang cukup unik karena ada tiga momentum, kita mengadakan tiga kegiatan sekaligus. Dan alhamdulillah, ini luar biasa mendapat sambutan hangat dari para mitra yang memang setiap tahun berkumpul di sini," jelas Prof Utang.

Selain sebagai ruang silaturahim para penulis Muslim, Prof Utang menekankan bahwa Bahtsul Fikrah yang membedah pemikiran ekonomi KH Ma'ruf Amin memiliki kaitan erat dengan Pra-Kongres Umat Islam Indonesia VIII yang akan datang.


Sebagai sosok utama di balik lahirnya berbagai lembaga keuangan syariah dan fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN), pemikiran Kiai Ma'ruf dinilai menjadi fondasi penting yang akan dibahas dalam kongres umat tersebut.

Terlebih, saat ini Kiai Ma'ruf telah purnatugas dari jabatan Wakil Presiden RI. Dia menyebut saat-saat seperti ini menjadi waktu yang sangat tepat untuk membaca kembali secara lebih luas dan mendalam seberapa besar kontribusi pemikiran beliau.

“Momentumnya sangat pas, apalagi kita juga sedang menyongsong Kongres Umat Islam yang salah satunya berfokus pada penguatan ekonomi syariah," kata dia.