Lewati ke konten utama
Senin, 29 Juni 2026 / 13 Muharam 1448 H
Jadwal memuat...
Tuntunan Ibadah

Bacaan Doa saat Melempar Jumroh

2 menit baca 3.022 dibaca
Bacaan Doa saat Melempar Jumrah
Jamaah haji melempar jumrah dalam rangkaian manasik haji. Foto: Pinterest
Bagikan:

Jakarta, MUI Digital — Melempar jumroh di dalam manasik haji ada tiga macam, yakni ula, wustho, dan aqabah. Masing-masing dilakukan dengan melempar batu kerikil sebanyak 7 kali.

Melempar jumroh atau ritual melempar batu kerikil dalam rangkaian ibadah haji tersebut merupakan simbol keteguhan seorang mukmin dalam melawan godaan setan, hawa nafsu, dan dosa-dosa yang selama ini mengotori hati. 

Sepatutnya umat Islam tidak menjalankannya dengan sekadar gerakan fisik melempar batu, tetapi juga dengan doa, harapan, dan penghambaan yang mendalam kepada Allah SWT.

Baca juga: Doa dan Dzikir Terbaik Jamaah Haji saat di Arafah

Sahabat Nabi yang mulia, Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu, memberikan teladan berdoa dalam menjalankan amalan ini.

Dalam riwayat yang dinukil dari kitab Ad-Du’a karya ath-Thabrani, disebutkan bahwa setiap kali Abdullah Ibnu Umar melempar satu batu kerikil, beliau bertakbir:

اَلله أَكْبَرُ

“Allah Mahabesar.”

Kemudian berdoa denga membaca lafaz berikut:

اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ حَجًّا مَبْرُورًا وَذَنْبًا مَغْفُورًا

“Ya Allah, jadikanlah ini sebagai haji yang mabrur dan dosa yang diampuni.” (HR Thabrani)

Riwayat yang sama juga bisa ditemukan dalam kitab Sunan al-Kubra karya al-Baihaqi dan kitab Al-Musannaf karya Ibnu Abi Syaibah.

Dalam riwayat lain, hadis ini diriwayatkan dari Ibrahim an-Nakha‘i. Disebutkan bahwa Mughirah bertanya kepada beliau tentang doa yang dibaca ketika melempar jumroh. Lalu Ibrahim an-Nakha‘i menjawab agar membaca doa yang sama seperti di atas.

Doa ini meskipun singkat, tetapi mengandung makna yang sangat signifikan, yang merupakan harapan besar setiap jamaah haji.

Baca juga: Doa saat Sa’i di Antara Shafa dan Marwa

Jadi dalam setiap lemparan batu adalah kesempatan untuk berdoa dan simbol melawan muslihat setan. Setiap kerikil yang terlepas dari tangan seorang mukmin seakan membawa pergi dosa-dosa, kelalaian, dan bisikan setan yang selama ini membelenggu dirinya.

Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kaum muslimin yang berhaji, menjadikan hajinya sebagai haji yang mabrur, serta mengampuni dosa-dosa mereka dengan ampunan yang sempurna. Amin.