Peserta Pesantren Kilat Ramadhan TNI AL Tampil di Pentas Seni dengan Humor dan Pesan Edukatif
Sadam Al Ghifari
Penulis
Muhammad Fakhruddin
Editor
Jakarta, MUI Digital--Sehari sebelum hari pelaksanaan Pesantren Kilat Ramadhan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) berakhir, peserta yang terbagi ke dalam sembilan kelompok masing-masing menampilkan penampilan.
Penampilan tersebut ditampilkan dalam acara bernama malam pentas seni yang menjadi rangkaian acara Pesantren Kilat Ramadhan TNI AL bersama Komisi Dakwah MUI.
Suasana malam pentas seni penuh keakraban, kehangatan dan kekeluargaan serta kecerian dari peserta maupun panitia.
Baca juga: Pesantren Kilat Ramadhan TNI AL Bagikan 400 Paket Sembako Bagi Warga Pulau Untung Jawa
Acara ini juga disaksikan langsung Kepala Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Kadisbintal) TNI AL Laksamana Harun Arrasyid beserta Pejabat TNI AL lainnya yang terlihat kagum dengan penampilan peserta.
Penampilan peserta bukan hanya menimbulkan keceriaan, tetapi juga pesan yang edukatif. Misalnya, penampilan drama mengenai orang yang suka mokel, sebutan bagi orang yang tidak berpuasa di bulan Ramadhan tanpa penghalang yang dibolehkan secara syariat.
Dalam penampilannya itu mengisahkan bahwa orang yang mokel itu melanggar syariat dan akan mendapatkan dosa besar.
Selain itu, penampilan tersebut memberi pesan agar melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan sebagai kewajiban yang harus dilaksanakan.
Begitu juga dengan kelompok lainnya yang membaca Surat Al Mulk yang diikuti oleh peserta yang menyaksikannya.
Kegiatan yang diikuti 400 peserta juga diisi dengan pembagian 400 paket sembako bagi warga di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
Pembagian sembako di Pulau Untung Jawa juga diisi dengan pengobatan gratis, bersih-bersih pantai dan rumah ibadah.
Pesantren Kilat Ramadhan di KRI Semarang 594 ini mengangkat tema: Membangun Generasi Muda yang Berakhlak dan Cinta NKRI yang digelar pada 11-13 Februari 2026.
"Paket yang kita berikan ini sekitar 400 paket ya. 400 paket ini nanti kita akan bagi di wilayah ini dan juga ditempat-tempat yang kita alokasikan yang pantas kita berikan," kata Kepala Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Kadisbintal) TNI AL Laksamana Pertama Harun Arrasyid di Pulau Untung Jawa, Kamis (12/3/2026).
Harun menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan atas perintah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr Muhammad Ali. Dia mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan tidak hanya menanamkan nilai-nilai spiritual, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sosial.
"Di samping kita menanamkan nilai-nilai spiritual kepada anak-anak di wilayah Jabodetabek. Kita juga memberikan pembelajaran bagaimana menyentuh spiritual dan juga menyentuh sosial," ujarnya.
Harun menegaskan, kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan ini mengasah kematangan peserta mengenai jiwa sosialnya. Selain berbagi sembako, aktivitas peserta di Pulau Untung Jawa juga diisi dengan membersihkan bibir pantai dan masjid serta pengobatan gratis.
"Kita ajari itu agar terbentuklah jiwa sosialnya. Setelah nanti mereka menjadi dewasa dan mudah-mudahan menjadi pejabat masa depan kita," kata Harun yang juga Pengurus Komisi Dakwah MUI.
Kegiatan ini juga disaksikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal MUI KH Arif Fahruddin didampingi sejumlah Pimpinan Komisi Dakwah MUI.