UI Angkat Bicara Tanggapi Viral SUMA UI yang Diduga Kampanyekan LGBT
Jakarta, MUI Digital— Universitas Indonesia (UI) memberikan respons terkait dinamika yang berkembang di masyarakat akibat unggahan akun media sosial Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Suara Mahasiswa (SUMA) UI. Unggahan tersebut diketahui mengangkat isu Pride Month yang berkaitan dengan LGBT.
Melalui Siaran Pers Resmi Nomor: PENG-271/UN2.HIP/HMI.03/2026 yang dirilis di Depok pada Sabtu (13/6/2026), pihak rektorat menegaskan bahwa isi konten yang diunggah oleh SUMA UI sama sekali tidak merepresentasikan institusi.
"Universitas Indonesia menegaskan bahwa isi unggahan tersebut murni merupakan pandangan redaksional dari organisasi kemahasiswaan yang bersangkutan," tulis pihak Pimpinan UI dalam keterangan resminya.
Lebih lanjut, UI menyatakan bahwa konten tersebut tidak mencerminkan sikap resmi universitas maupun keseluruhan civitas akademika UI.
Baca juga: Komisi VIII Desak Kemenkomdigi Blokir Akun dan Konten LGBT
Meski demikian, UI menyatakan tetap menghormati kebebasan berpendapat sebagai bagian dari ekosistem akademik yang demokratis.
Kampus dipandang sebagai ruang dialog dan pengembangan ilmu pengetahuan yang terbuka bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan secara kritis.
Namun, UI menggarisbawahi bahwa kebebasan tersebut tidak bersifat mutlak tanpa batas, melainkan harus dibarengi dengan tanggung jawab sosial, disampaikan secara santun, tidak provokatif, serta mematuhi etika akademik.
"Sebagai institusi pendidikan tinggi, UI berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila, peraturan perundang-undangan, dan norma yang berlaku di Indonesia," tegas pihak UI.
Merespons keresahan yang sempat timbul di tengah masyarakat akibat unggahan tersebut, Pimpinan UI bergerak cepat dengan melakukan penelaahan dan evaluasi secara internal.
Proses evaluasi ini dilakukan bersama dengan otoritas kampus terkait. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa seluruh aktivitas kemahasiswaan di lingkungan UI tetap berjalan di dalam koridor hukum dan aturan yang berlaku.
"Proses ini dilakukan bersama otoritas kampus terkait untuk memastikan bahwa setiap aktivitas kemahasiswaan senantiasa sejalan dengan Kode Etik dan Peraturan Tata Tertib Mahasiswa UI, serta berpedoman pada koridor kebebasan akademik yang bertanggung jawab," lanjut pernyataan tersebut.
Di akhir keterangannya, Universitas Indonesia mengajak seluruh sivitas akademika dan masyarakat luas untuk saling menghormati dan menjaga persatuan, serta mengedepankan aspirasi yang konstruktif demi menjaga iklim kampus yang sehat.