Lewati ke konten utama
Rabu, 7 Oktober 2026 / 25 Rabiul Akhir 1448 H
Jadwal memuat...
13a36946-e7a3-4675-87cb-c165add4c801
Berita

Terima Kunjungan Dubes Yordania, Menhaj Bahas Peluang Wisata Jamaah Haji dan Umrah Indonesia

Terima Kunjungan Dubes Yordania, Menhaj Bahas Peluang Wisata Jamaah Haji dan Umrah Indonesia

/ 25 Rabiul Akhir 1448 H 2 menit baca 120 dibaca

JAKARTA, MUI Digital – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menerima kunjungan Duta Besar Yordania untuk Indonesia, Sudqi Atallah Al Omoush, di kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) pada Selasa (6/10/2026) pagi. 

Pertemuan ini membahas usulan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang kunjungan wisata jamaah haji dan umrah Indonesia ke Yordania.

Sebelumnya, pihak Yordania telah menyampaikan usulan tersebut kepada Kemenhaj. 

Pertemuan kali ini fokus pada peluang menjadikan Yordania sebagai destinasi wisata alternatif bagi jamaah Indonesia, baik sebelum maupun setelah melaksanakan rangkaian ibadah haji dan umrah.

Menhaj mengungkapkan, nota kesepahaman ini dirancang untuk memfasilitasi jamaah Indonesia yang ingin singgah dan berwisata di Yordania dalam perjalanan ibadah mereka.

"Pihak Yordania telah mengajukan usulan kerja sama ini sejak beberapa waktu lalu, dan pertemuan tadi merupakan kelanjutan pembahasannya untuk menyediakan destinasi wisata bagi jamaah kita yang berangkat atau pulang dari Tanah Suci," ujar Menhaj.

Selain membahas kunjungan jamaah Indonesia ke Yordania, Menhaj juga menekankan pentingnya kerja sama yang berimbang (mutual benefit) dengan mendorong arus kunjungan wisatawan sebaliknya. 

Kemenhaj berharap sinergi ini juga dapat menarik warga negara Yordania untuk berwisata ke Indonesia.

"Selain itu, kami berharap wisatawan dari Yordania pun tertarik berkunjung ke Indonesia. Jadi ada kerja sama timbal balik: jamaah kita singgah berwisata di Yordania  setelah umrah, sementara warga Yordania  juga menikmati berbagai destinasi wisata di Indonesia," imbuhnya.

Pertemuan ini menjadi langkah konkret tindak lanjut pembahasan usulan MoU agar rencana kerja sama antarkedua negara dapat dirumuskan secara komprehensif, matang, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia maupun Yordania.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Raharjo, Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Hasan Afandi, serta Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah Akhmad Fauzin. 

BAGIKAN: