Lewati ke konten utama
Kamis, 9 Juli 2026 / 23 Muharam 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

Literasi Digital Indonesia Baru 62 Persen, Infokom MUI Gandeng UIN Sunan Kalijaga Gelar Seminar Nasional

2 menit baca 4.095 dibaca
Literasi Digital Indonesia Baru 62 Persen, Infokom MUI Gandeng UIN Sunan Kalijaga Gelar Seminar Nasional
Bagikan:
JAKARTA, MUI.OR.ID — Survei Indeks Literasi Digital Nasional 2024 yang dilaksanakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Katadata Insight Center mencatat indeks literasi digital Indonesia berada di angka 3,49 dari skala 5, atau setara dengan sekitar 62 persen tingkat kematangan literasi. 

Angka ini menjadi alarm penting di tengah maraknya hoaks, ujaran kebencian, dan penyalahgunaan konten di dunia maya.

Menjawab tantangan tersebut, Komisi Informasi dan Komunikasi Majelis Ulama Indonesia (Infokom MUI) berkolaborasi dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga akan menggelar Seminar Nasional bertema “Optimalisasi Mu’amalah Digital Secara Sehat & Produktif” pada Rabu, 24 September 2025, pukul 08.30–12.00 WIB, di Ruang Teatrikal Lantai 4 Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Infokom MUI Goes to Campus” yang bertujuan memperkuat literasi digital sekaligus mendorong praktik muamalah yang sehat, produktif, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. 

Seminar akan menghadirkan Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi KH Masduki Baidlowi, serta Direktur Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Prof Moch Nur Ichwan. 

Ketua Komisi Infokom MUI, KH Mabroer MS mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya membangun kesadaran publik terhadap etika dan keamanan digital.

“Perkembangan teknologi membawa banyak kemudahan, tetapi juga menimbulkan tantangan besar. Literasi digital bukan hanya soal keterampilan, melainkan kesadaran moral agar masyarakat mampu bermuamalah secara sehat dan produktif di ruang digital,” ujar Kiai Mabroer Kepada MUIDigital di Kantor MUI Pusat pada Senin, (22/09/2025).

Infokom MUI berharap kolaborasi dengan kalangan akademisi, dosen, dan mahasiswa ini dapat melahirkan agen perubahan yang mampu menguatkan budaya komunikasi digital yang beretika, aman, dan selaras dengan ajaran Islam. (Fitri Aulia Lestari/Azhar)