Senyum Jamaah Haji Lansia dan Penyandang Disabilitas Atas Layanan Petugas
Sanib
Penulis
Admin
Editor
Laporan MUI Digital, langsung dari Jeddah, Arab Saudi
Jeddah, MUI Digital — Pelayanan petugas haji Indonesia mendapat apresiasi dari jamaah, mulai dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kloter, petugas embarkasi, hingga tim kesehatan.
Petugas dinilai sigap mendampingi serta membantu kebutuhan jamaah selama perjalanan menuju Tanah Suci.
Selain itu, jamaah juga mendapatkan layanan khusus berupa bus berteknologi hidrolik untuk membantu mobilisasi jamaah lanjut usia dan penyandang disabilitas.
Fasilitas tersebut disiapkan karena terdapat sekitar 30 jamaah pengguna kursi roda dalam kloter tersebut.
Satu per satu jamaah pengguna kursi roda dinaikkan ke dalam bus menggunakan lift hidrolik khusus sehingga proses perpindahan berlangsung aman dan nyaman.
Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari pelayanan haji ramah lansia dan penyandang disabilitas yang disiapkan PPIH Arab Saudi.
Sebanyak 391 jamaah haji Kelompok Terbang (Kloter) BTJ 3 Embarkasi Aceh tiba dengan selamat di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Jumat (8/5) pagi waktu Arab Saudi.
Para jamaah mengaku puas terhadap pelayanan petugas haji Indonesia sejak keberangkatan dari Tanah Air hingga tiba di Arab Saudi.
Rombongan BTJ 3 terdiri dari jamaah asal Kabupaten Aceh Barat, Aceh Utara, dan Kota Langsa. Jamaah berangkat dari Banda Aceh pukul 03.00 WIB dan mendarat di Jeddah sekitar pukul 07.30 WAS dalam kondisi sehat.
Kepala Daker Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk memastikan seluruh jamaah, terutama kelompok rentan, memperoleh pelayanan terbaik.
“Kami menyediakan fasilitas bus khusus hidrolik untuk lansia dan disabilitas agar memudahkan mobilitas jamaah ke atas bus. Ada juga fasilitas golf car dan layanan lainnya untuk mendukung pelayanan ramah lansia, perempuan, dan disabilitas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Regu 7 Kloter BTJ 3, Fauzi Dzulkifli, mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan petugas haji Indonesia.
Menurutnya, para petugas bekerja cepat, ramah, dan selalu hadir saat jamaah membutuhkan bantuan.
Fauzi juga mengungkapkan rasa syukurnya karena akhirnya dapat menunaikan ibadah haji setelah menunggu selama 14 tahun sejak mendaftar pada 2012.
Pelayanan yang profesional, fasilitas yang inklusif, serta kesigapan petugas di lapangan menjadi faktor penting dalam memberikan kenyamanan bagi jamaah haji Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.