Dari 64 Juta Baru 24 Juta Produk Bersertifikat Halal, BPJPH Ajak Akselerasi
Sadam Al Ghifari
Penulis
Azharun N
Editor
JAKARTA, MUI Digital-- Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, mengungkapkan baru ada 24 juta produk yang telah bersertifikat halal dari 64 juta produk yang beredar.
Tokoh yang akrab disapa Babe Haikal ini menilai, data ini menunjukkan masih besarnya ruang yang perlu diakselerasi dalam implementasi jaminan produk halal di Indonesia.
Untuk itu, dia mengajak semua pihak, termasuk MUI dan LPPOM, untuk berkolaborasi mengenai percepatan sertifikasi halal agar Indonesia mampu memperkuat posisinya sebagai pusat industri halal. Dia mengingatkan bahwa halal merupakan pondasi penting dalam pembangunan bangsa.
“Makanan halal bukan sekadar pilihan, tetapi menjadi barrier utama dalam menjaga kualitas hidup," kata Babe Haikal di Hotel Peninsula, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026).
Hal itu disampaikannya dalam acara Festival Syawal 1447 H LPPOM bertajuk: Toko Bahan Baku Halal, Langkah Awal Menuju UMKM Tangguh.
Babe Haikal mengungkapkan tantangan sertifikasi halal tidak hanya datang dari pelaku usaha lokal, namun juga datang dari pelaku usaha global.
Haikal mencontohkan bahwa masih terdapat pemasok internasional yang enggan melalui proses pemeriksaan halal. Namun demikian, ia menegaskan bahwa hal tersebut tetap diperbolehkan.
"Selama produk tersebut secara jelas diberi label non-halal, sebagai bentuk transparansi kepada konsumen. Seluruh produk gunaan yang memanfaatkan bahan turunan hewan, seperti kulit, wajib memiliki sertifikasi halal," tegasnya.
Babe Haikal menekankan, ketentuan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kepastian hukum dan perlindungan konsumen. Lebih lanjut, Babe Haikal menggarisbawahi penyelenggaraan jaminan produk halal sejalan dengan nilai dasar negara.
"Khususnya prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa, yang menjadi landasan moral dan konstitusional dalam kehidupan berbangsa," ungkapnya.
Hadir dalam acara ini, antara lain, Wakil Ketua Umum MUI KH Cholil Nafis, Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan, Bendahara Umum MUI H Misbahul Ulum, Ketua MUI Bidang Halal KH Masyhuril Khamis, Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Halal H Rofiqul Umam Ahmad, Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Kementerian Koperasi Deva Rahman, dan Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Riza Damanik. (Sadam/Azhar)