Lewati ke konten utama
Minggu, 18 Oktober 2026 / 7 Jumadil Awal 1448 H
Jadwal memuat...
KNEKS
Island Booth Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Foto: F itri/ MUI Digital
Berita

Menjelang Penutupan ISEF 2026, Booth MUI Masih Ramai Dikunjungi Pengunjung

Menjelang Penutupan ISEF 2026, Booth MUI Masih Ramai Dikunjungi Pengunjung

/ 7 Jumadil Awal 1448 H 2 menit baca 97 dibaca

Jakarta, MUI Digital – Menjelang berakhirnya gelaran Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026, booth Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Island Booth Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, masih ramai dikunjungi pengunjung.

Kehadiran booth MUI menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat peran dan kontribusi MUI, khususnya dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Setiap pengunjung yang mampir ke booth MUI mendapatkan berbagai buku yang memperkenalkan kiprah dan perjalanan organisasi tersebut. 

Salah satunya adalah buku 50 Tahun Perkhidmatan MUI, yang memuat perjalanan pengabdian MUI dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.

Pemberian buku tersebut menjadi salah satu bentuk edukasi sekaligus upaya memperluas wawasan pengunjung mengenai sejarah, peran, dan kontribusi MUI dalam berbagai bidang, termasuk pengembangan ekonomi syariah.

Salah seorang pengunjung, Fahrur Rozi, menyampaikan apresiasinya setelah mendapatkan penjelasan mengenai MUI dan perannya dalam pengembangan ekonomi syariah.

“Terima kasih banyak atas penjelasan mendetailnya terkait MUI dan peran MUI dalam mengembangkan ekonomi syariah. Penjelasan ini menambah wawasan saya mengenai kontribusi MUI dalam mendorong perkembangan ekonomi syariah di Indonesia,” kata Rozi, kepada MUI Digital, Ahad (18/10/2026). 

Partisipasi MUI dalam Island Booth KNEKS juga menjadi bagian dari kolaborasi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat literasi serta inklusi ekonomi dan keuangan syariah. 

Selain MUI, area tersebut turut menghadirkan sejumlah institusi, di antaranya Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Kementerian Perindustrian, dan Kementerian PPN/Bappenas.

Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, kehadiran booth MUI diharapkan dapat memperluas penyebaran informasi mengenai peran ulama dan kelembagaan MUI dalam mendukung perkembangan ekonomi syariah.

Ramainya kunjungan menjelang penutupan ISEF 2026 menjadi momentum bagi MUI untuk terus memperkuat komunikasi publik dan edukasi masyarakat, sekaligus membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.  

Google Ads
BAGIKAN:
Google Ads