Makna dan Hikmah Idul Fitri dalam Islam

Makna dan Hikmah Idul Fitri dalam Islam

01/04/2025 17:13 ADMIN

JAKARTA.MUI.OR - Idul Fitri merupakan salah satu hari besar dalam Islam yang sangat dinanti-nanti oleh seluruh umat muslim di dunia. Hari ini menjadi penanda berakhirnya bulan suci Ramadhan, bulan yang penuh berkah dan ampunan. 

Idul Fitri tidak hanya dirayakan sebagai momen sukacita, tetapi juga sebagai manifestasi dari kemenangan spiritual setelah sebulan penuh umat Muslim berjuang menahan hawa nafsu, meningkatkan ibadah, dan memperbaiki diri.

Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Miftahul Huda, menjelaskan makna dan hikmah mendalam mengenai Idul Fitri. Ia menyebut bahwa secara bahasa, ‘Id’ berarti waktu yang berulang, baik mingguan, bulanan, maupun tahunan, yang dirayakan dan dihadiri oleh banyak orang.

 “Atau yang lebih familiar kita kenal dengan istilah hari raya (besar),” ujarnya saat dihubungi MUIDigital pada Selasa (1/4/2025).

Selanjutnya, ia menerangkan dalam konteks Islam, istilah ini merujuk pada hari-hari raya, seperti hari Jumat yang dikenal sebagai hari raya mingguan bagi umat Muslim. 

Sedangkan kata Fitri berarti berbuka atau makan, yakni kembali kepada kondisi tidak berpuasa setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Maka, secara bahasa Idul Fitri dapat dimaknai sebagai "hari raya berbuka" atau "hari kembali makan" setelah berpuasa selama sebulan penuh.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam syariat Islam terdapat dua hari raya, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha. 

Idul Fitri merupakan hari kegembiraan dan kenikmatan bagi umat Islam atas anugerah Allah setelah menjalani ketaatan kepada-Nya dengan berpuasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan setiap tahunnya. 

Pada akhirnya, orang-orang yang beriman dibebaskan dari api neraka. Maka dari itu, pada hari Idul Fitri, umat Islam mensyukurinya dan menyempurnakannya dengan amalan seperti kumandang takbir, zakat fitrah, shalat Idul Fitri, serta saling bersilaturahmi. 

Demikian pula, Idul Adha menjadi momentum untuk mensyukuri segala nikmat, baik bagi mereka yang menunaikan ibadah haji maupun yang mampu berkurban. Sebagai bentuk penyempurnaan ketaatan, maka disyariatkan pula hari raya kurban.

Selain itu, ia menjelaskan hikmah dari perayaan Idul Fitri yang tidak hanya dirasakan secara spiritual, tetapi juga secara sosial. Hari raya ini mengandung banyak pelajaran dan nilai yang mendalam bagi kehidupan umat Islam. 

Ada tiga hikmah yang dapat dipetik dari Idul Fitri. 

Pertama, sebagai syiar agama Islam. 

Shalat Idul Fitri merupakan salah satu syiar terbesar dalam Islam. Umat Islam berkumpul di lapangan atau masjid untuk melaksanakan shalat bersama-sama. Sebelumnya, mereka disunnahkan untuk bertakbir sejak malam hari hingga pagi menjelang shalat. 

“Ini menunjukkan semangat dan kesatuan dalam menyambut hari kemenangan,” ungkap Kepala Kepengasuhan Pondok Pesantren An Nahdlah, Depok itu. 

Kedua, imbuh Kiai Miftah, Idul Fitri adalah gambaran kebesaran umat Islam. 

Saat shalat Idul Fitri, terlihat betapa besar dan kuatnya persatuan umat Islam, baik dari segi jumlah maupun semangat kebersamaan. Islam menganjurkan semua orang untuk ikut serta, baik laki-laki, perempuan, anak-anak, ibu hamil, hingga perempuan yang sedang menstruasi (meskipun tidak ikut shalat, tetap dianjurkan hadir untuk menyaksikan syiar Islam).

Terakhir, Idul Fitri adalah ungkapan syukur kepada Allah SWT. 

Idul Fitri adalah wujud syukur atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan Allah, terutama karena umat Muslim telah berhasil menunaikan puasa Ramadhan. Syukur ini diwujudkan dengan amalan-amalan sunnah di hari raya serta mempererat tali silaturahmi.

Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga merupakan momentum untuk memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan memperbaiki hubungan antar sesama. Ia menjadi penanda berakhirnya bulan penuh perjuangan, sekaligus awal baru untuk menjalani hari-hari dengan semangat keimanan yang lebih baik. Semoga kita semua bisa mengambil makna dan hikmah dari hari suci ini. (Fitri Aulia Lestari/Azhar)

Tags: Hikmah Idul Fitri