Komdigi Puji Media Tetap Kreatif Menjaga Kualitas Tayangan selama Ramadhan di Tengah Badai Disrupsi
Admin
Penulis
Staf Ahli Kemen Komdigi Mochamad Hadiyana menyampaikan sekarang ini arus informasi semakin berkembang seiring dengan perkembangan digital. Menurutnya, perkembangan ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para pelaku penyiaran.
"Peran lembaga penyiaran semakin vital, tidak hanya sebagai bisnia yang tangguh, tapi penjaga nilai di era disrupsi teknologi. Industri ini dituntut (memproduksi) konten yang berkualitas tinggi," kata dia saat sambutan mewakili Menkomdigi Meutya Hafid pada Anugerah Syiar Ramadhan (ASR) 2025, Jumat (23/5/2025).
Kegiatan yang mengusung tema "Siaran Ramadhan untuk Meneguhkan Ketahanan Bangsa" itu digelar di Aula H.M Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Thamrin, Jakarta Pusat.
Dia menambahkan, para pelaku selain membuat konten yang berkualitas tinggi, tetapi juga harus edukatif dan inspiratif. Seiring dengan kemajuan teknologi, dia mengingatkan bahwa penyiaran saat ini tidak hanya televisi dan radio.
Tetapi merambah ke berbagai platform digital yang menyasar audience yang lebih luas. Menurut, peluang ini harus dimanfaatkan, terutama untuk menyampaikan pesan agar memperkuat ketahanan bangsa.
"Dengan jangkauan yang semakin luas dan kanal komunikasi yang beragam, industri penyiaran dituntut beradaptasi dan berkembang agar tetap relevan dalam landscape media yang terus berubah," sambungnya.
Lebih lanjut, dia menyampaikan, bulan Ramadhan menjadi momentum terbaik bagi lembaga penyiaran untuk menghadirkan narasi yang menyejukan, menyatukan dan membangun.