Banyak Ibadah Utama di Bulan Dzulhijah, Habib Nabiel: Latih Diri di Bulan Dzulqadah
Admin
Penulis
Dalam wawancara dengan MUI Digital pada Senin (28/4/2025), Habib Nabiel menjelaskan bahwa dalam tradisi Islam, ibadah-ibadah besar seperti haji dan Ramadan selalu didahului oleh masa persiapan.
Hal ini mencerminkan pentingnya kesiapan lahir dan batin dalam menyambut momen-momen istimewa.
"Dalam Islam itu selalu ada ancang-ancang. Misalnya saat menyambut Ramadan, para ulama terdahulu sudah memulai persiapan sejak Rajab dan Sya'ban," jelasnya, Kamis (1/4/2025) kepada MUIDigital.
Habib Nabil menambahkan, hal serupa berlaku dalam menyambut Dzulhijah. Menurutnya, sejak Dzulqadah, umat Islam dianjurkan untuk mulai memperbanyak amal saleh dan menjauhi perbuatan maksiat sebagai bentuk persiapan menuju sepuluh hari pertama Dzulhijah.
"Begitu juga dengan haji. Hajinya di Dzulhijah, maka dari Dzulqadah kita sudah mulai mempersiapkan diri," ujarnya.
Habib Nabiel menegaskan bahwa Dzulqadah menjadi titik awal ibadah puncak di Dzulhijah, baik bagi jamaah haji maupun bagi umat Islam yang tidak melaksanakan ibadah haji.
"Bagi yang berangkat haji, Dzulqadah adalah titik awal menuju ibadah haji. Bagi yang tidak berhaji, sepuluh hari pertama Dzulhijah adalah waktu terbaik untuk meningkatkan amal. Tidak ada bandingannya di bulan lain," ungkapnya.