Peserta Pesantren Kilat Ramadhan TNI AL Diajak Perkuat Komitmen Muhasabah
Sadam Al Ghifari
Penulis
Admin
Editor
Jakarta, MUI Digital— Santri Pesantren Kilat Ramadhan TNI AL diajak untuk mempunyai komitmen memperbaiki diri dalam momen bulan Ramadhan.
Wakil Sekretaris Komisi Dakwah MUI, Ustadz Darmawan, menerangkan umat Islam pada Ramadhan bukan hanya menunaikan ibadah puasa, melainkan menjadi momentum muhasabah (evaluasi diri) dan memantapkan komitmen perubahan menuju pribadi yang lebih baik.
"Ramadhan merupakan waktu terbaik untuk bermuhasabah, dan memantapkan komitmen perubahan menuju pribadi yang lebih baik, khususnya dalam hubungan kepada manusia maupun hubungan kepada Allah SWT," kata Ustad Darmawan kepada peserta Pesantren Kilat Ramadhan TNI AL bekerja sama Komisi Dakwah MUI, Jumat (13/3/2026).
Ustadz Darmawan menegaskan pentingnya melakukan muhasabah dan komitmen memperbaiki diri agar menjadi generasi yang unggul harapan bangsa.
Dalam hubungan dengan manusia, Ustadz Darmawan menekankan perlunya perbaikan akhlakul karimah dalam interaksi sosial, baik di dunia nyata maupun dunia maya.
Peserta Pesantren Kilat Ramadhan TNI AL melaksanakan shalat berjamaah. Foto TNI AL
Selain itu, mengenai hubungan dengan Allah SWT, Ustad Darmawan berharap para peserta Pesantren Kilat Ramadhan TNI AL bekerja sama Komisi Dakwah MUI ini bisa meningkatkan ibadah. Tidak hanya ibadah sholat wajib lima waktu, tetapi juga dengan melaksanakan shalat sunnah.
Selain itu, lanjutnya, meningkatkan intensitas membaca Alquran dan berdzikir kepada Allah SWT.
Dia juga berharap, kedisiplinan waktu sahur dan berbuka bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika menuntut ilmu.
Baca juga: Risalah Iqra Mengemuka Sebagai Seruan untuk Peserta Pesantren Kilat TNI AL
"Kita tidak ingin Ramadhan berlalu begitu saja tanpa ada bekas. Komitmen perubahan harus tertanam kuat; hari ini harus lebih baik dari kemarin," ujar dia.
Pesantren Kilat Ramadhan TNI AL bekerja sama Komisi Dakwah MUI digelar pada 11-13 Februari 2026 di KRI SMR-594. Kegiatan yang diikuti 400 peserta ini juga diisi dengan pembagian 400 paket sembako bagi warga di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada Kamis (12/3/2026).
Selain pembagian paket sembako, dilakukan pengobatan gratis, membersihkan bibir pantai dan rumah ibadah.
Baca juga: Peserta Pesantren Kilat Ramadhan TNI AL Tampil di Pentas Seni dengan Humor dan Pesan Edukatif
Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Dakwah, KH Arif Fahruddin, mengatakan kegiatan ini sangat strategis dan positif bagi TNI AL dan MUI.
"Mengapa? Karena kedua belah pihak di bulan yang penuh kemuliaan ini (bulan Ramadhan) berkomitmen meningkatkan spiritualitas yang tinggi dengan menyelenggarakan Pesantren Kilat Ramadhan di KRI yang diikuti generasi muda," kata Kiai Arif di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Rabu (11/3/2026).
Komisi Dakwah MUI juga menilai kegiatan ini sangat positif bersama TNI AL untuk melatih kedisiplinan bagi generasi muda.
Komisi Dakwah MUI menyebut kegiatan ini sangat strategis karena dapar meningkatkan nilai-nilai spiritualitas bagi masyarakat, khususnya generasi muda.