21 Februari 2017

Kyai Ma’ruf Amin: Kita Jaga Umat dari Penyimpangan

Kyai Maruf Amin Kita Jaga Umat dari Penyimpangan
121 Views
SHARE

Usai terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) masa khidmat 2015-202 di Munas IX MUI yang berlangsung di Surabaya, KH Ma’ruf Amin menyatakan akan bertekad untuk bekerja sungguh-sungguh untuk memenuhi harapan peserta Munas yang mencerminkan keinginan umat Islam sebagaimana tertuang dalam keputusan-keputusan Munas.

“Mudah-mudahan harapan bapak-bapak dapat kami jalankan dengan sebaik-baiknya,” katanya Kamis dinihari (27/8/2015) di hadapan peserta Munas yang selama dua jam sebelumnya menunggu hasil rapat formatur untuk memilih dan menetapkan nama-nama pengurus baru MUI.

Kyai Ma’ruf menegaskan, bersama seluruh jajaran pengurus baru MUI,  pihaknya akan bekerja sungguh-sungguh selama kepemimpinannya di MUI lima tahun ke depan. Diakuinya, struktur pengurus MUI yang baru saja diumumkan agak gemuk, karena dibuat untuk merepresantasikan seluruh kelompok.

Untuk mencapai harapan besar umat pada MUI, Kyai Ma’ruf akan melakukan konsolidasi seluruh jajaran MUI dari pusat sampai daerah, agar tidak ada bagian yang tidak hidup dan bekerja. “Supaya kami dapat melaksanakan tanggung jawab kenegaraan maupun keumatan,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Kyai Ma’ruf mengatakan bahwa sebagai elemen bangsa, MUI akan terus mengawal negara RI ini agar sesuai cita-cita Proklamasi. MUI akan mengawal negara RI dari gangguan-gangguan radikalisme agama maupun radikalisme sekuler, dari ekstremisme kanan atau ekstremisme kiri, juga mengawal negara ini dari separatisme maupun terorisme.

Selain itu, pihaknya akan menjalankan tugas keumatan, menjaga umat (himayatul ummah dan ri’ayatul ummah) dari akidah-akidah menyimpang, mengawal ummat ini dari cara berpikir yang menyimpang, baik itu datang dari dalam maupun dari luar.

Pihaknya juga bertekad melakukan usaha pemberdayaan umat, melakukan perbaikan-perbaikan, bukan hanya menjaga yang lama dan mengambil yang baru, tapi juga mengambil yang baru yang lebih bagus. “Bahkan bukan hanya itu. Kami juga akan melakukan perbaikan-perbaikan ke arah yang lebih baik, lebih baik lagi, lebih baik lagi, secara terus-menerus,” tegas Kyai Ma’ruf.

Walhasil, tambahnya, MUI ke depan akan berusaha lebih baik, walaupun tantangan diakuinya lebih besar. “Kami ajak saudara-saudara bekerja bersama-sama, menjaga ukhuwah,” tambahnya.

MUI akan berusaha melakukan tauhidul ummat, menyatukan umat, terutama para pemimpinnya. Meskipun di antara mereka terdapat perbedaan satu sama lain, tapi akan coba dikelola dengan baik. “Kita upayakan menekan ego kelompok, sehingga kita bisa bekerja bersama,” tuturnya.

Kyai Ma’ruf menegaskan, pihaknya akan terus berusaha menjadikan MUI tenda besar umat Islam. “Kita akan berusaha umat Islam berada di dalamn tenda besar itu. Mudah-mudahan tekad yang besar, semangat yang tinggi ini, dapat kita wujudkan dengan sebaik-baiknya selama lima tahun ke depan,” kata Kyai Ma’ruf.

Pada akhir sambutannya, Ketua Umum MUI baru itu memohon doa agar pihaknya diberi pertolongan dan dimudahkan oleh Allah dalam menjalankan tugas-tugas kebangsaan maupun keumatan di MUI. Terakhir, Kyai Ma’ruf menutup seluruh rangkaian kegiatan Munas dengan pembacaan hamdalah.