13 April 2017

Bahas Program Ramadhan “Semesta Bertilawah”, MNC TV Minta Saran ke MUI

Screenshot_7
1.271 Views
SHARE

Jakarta – Perwakilan MNC Group mendatangani Kantor Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jalan Proklamasi 51, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/4) lalu. Mereka meminta saran kepada MUI terkait program spesial Bulan Ramadhan “Semesta Bertilawah”.

Pertemuan dihadiri beberapa perwakilan MNC Group antara lain GM Produksi MNC Jhon Fair, Executive Produser MNC Hasan Basri, dan bagian program MNC TV Nata Sembiring. Mereka diterima oleh perwakilan beberapa komisi di MUI Pusat, yaitu Ketua MUI bidang Fatwa, Prof. Huzaemah, Sekretaris Komisi Fatwa Asrorun Niam Sholeh, Ketua Komisi Dakwah Cholil Nafis, serta para pengurus Komisi Infokom, Usman Yatim, Edy Kus, Elvi Hudhriyah dan Hidayati.

Program “Semesta Bertilawah” merupakan kompetisi melantunkan ayat suci Al-Qur`an pergroup yang direncanakan akan mengisi layar kaca televisi Ramadhan 1438 H selama 21 Episode. Program ini menitikberatkan penialain yang berbeda dari program yang telah ada, yaitu cara “mujawwad” yang memiliki tujuh nagham atau variasi bacaan.

Asrorun Niam dari MUI menyambut baik program tersebut, tetapi tetap mengingatkan bahwa program tersebut harus memperhatikan berbagai aspek penting meliputi seragam, ornamen, dan desain acara. “Hal kecil, tapi penting diperhatikan, seragam, ornamen, dan tingkat kepatuhan dan kepatutan,” tandas Niam.

099810d7-9f85-412d-9018-ca309e4612c0

“Disamping faktor internal acara, hal kepatuhan dan kepatutan ini juga harus dijaga. Iklan produk dan visualisasi selama program acara berlangsung juga harus di-screening,” tambah Niam yang juga menjabat ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Elvi Khudriyah dari Komisi Infokom MUI menambahkan, sudah beberapa tahun MUI bersama Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melakukan pemantauan terhadap berbagai tayangan Ramadhan. “Hal-hal terkecil itu harus diperhatikan. Acara sebagus apapun sebut saja Semesta Bertilawah, Audisi Qiraat, dan sebagainya pasti dipantau dari segi bahasanya dan terutama akhlaqnya. Biasanya yang memantau jauh lebih jeli,” tegas Elvi.

Program yang akan menampilkan bacaan Al-Qur`an dengan lantunan mujawwad ini juga direncanakan akan berlanjut setelah Bulan Ramadhan, yang tentunya melibatkan lebih banyak peserta. “Kedapannya, kami juga berencana mengadakan kembali acara Semesta Bertilawah ini setelah Ramadhan, dengan melibatkan banyak peserta dari berbagai pondok pesantren,” tegas Executive Produser MNC TV Hasan Basri. (Ichwan/Anam)