logo


  • Istana
    Ketum MUI Prof.Dr. Din Syamsuddin bersama jajaran pengurus MUI berbicara kepada wartawan seusai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Selasa (3/2). Foto: Sekkab RI.
  • Milad LPPOM
    Ketum MUI Prof.Dr.Din Syamsuddin berbincang dengan Mendag sleh Husin dan Kepala Bimas Islam Kemenag Machasin dalam Milad LPPOM MUI di Jakarta, Selasa (13/1/2015). Foto: M.F.Ashrih
  • Menperin
    Menteri Perindustrian Saleh Husin memberikan sambutan dalam perayaan Milad LPPOM MUI di Jakarta, Selasa (13/1/2015). Foto: M.F.Ashrih
  • Quick Respons
    Ketum MUI Prof.Dr. Din Syamsuddin meresmikan QR Code untuk mengetahui outlet restoran bersertifikat halal MUI di Jakarta, Selasa (13/1/2015). Foto: M.F.Ashrih
  • Peluncuran Buku
    Dirut LPPOM MUI Lukmanul Hakim M.Si menyerahkan dua buku HAS dan Kumpulan Fatwa MUI dalam Bidang Pangan, Obat-obatan dan Iptek kepada Ketum MUI Prof Dr. Din Syamsuddin di Jakarat, Selasa (13/1/2015). Foto: M.F.Ashrih
  • Film Buya
    Ketum MUI Prof.Dr. Din Syamsuddin berjabat tangan dengan Dirut Starvision Chand Parwes Servia usai meneken MoU pembuatan Film Buya Hamka di Kantor MUI, Jakarta, Selasa (6/1/2015)
  • MUI-ANTARA
    Ketum MUI Prof. Din Syamsuddin dan Dirut LKBN Antara Saiful Hadi menanda-tangani MoU dengan TV MUI di kantor MUI Jakarta, Rabu (17/12/2014). Foto; MF Ashrih
  • Ijtima' Tsanawi
    Deputi Komisioner OJK Mulya Siregar membuka Ijtima' Tsanawi DPS DSN di Hotel Mercure, Ancol Jakarta, Selasa (16/12/2014)
  • Muslim Tiongkok
    Delegasi China Islamic Association mengunjungi Kantor LP-POM MUI untuk menjajaki kerjasama makanan halal, Kamis (20/11/2014). Foto: M.F.Ashrih
  • Kemenag
    Waketum MUI KH. Dr.(HC) Ma'ruf Amin memimpin rombongan delegasi kunjungan MUI ke Kantor Kemenag di Jakarta, Rabu (19/11/2014), foto: Kemenag
  • Vatikan
    Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Prof. Dr. Din Syamsuddin diterima Paus Fransiscus setelah menghadiri The 3rd Catholic-Muslim Forum di Vatikan, Rabu (12/11/2014). Foto: Dok Pribadi
  • Kolom Agama
    Waketum MUI K.H. Dr. Ma'ruf Amin menyampaikan sikap MUI, Kamis (13/11/2014) yang menolak adanya upaya untuk mengosongkan kolom agama pada KTP. Foto: M.F.Ashrih
  • Peresmian TV
    Keytum MUI Prof Din Syamsuddin, Pemilik Trans Corp Chairul Tanjung, Dirut SCTV/Indosiar Tanto Hartomo, dan Perwakilan PT Telkom, mantan Menpera Djan Farid berpose bersama seusai meresmikan TV MUI di Kantor MUI, Jakarta, Sabtu (25/10/2014). Foto M. F.Ashrih
  • Tahun Hijriyah
    Ketum MUI Prof.Dr. Din Syamsuddin memberikan sambutan dalam jumpa pers menjelang perayaan tahun baru Hijriyah yang akan digelar MUI. Foto: M.F.Ashrih
  • Hijriyah
    Cici Tegal memaparkan, Selasa (21/10/2014). sejumlah acara kesenian yang akan ditampilkan dalam Perayaan Tahun Baru Hijriah yang akan berlangsung di GBK. Foto: M.F.Ashrih
  • Kapita Selekta
    Prof. Dr. Umar Shibah menyerahkan buku karyanya kepada Jend (Purn) Tri Sutrisno di dampingi sejumlah tokoh di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Jumat (17/10/2014). Foto M.F.Ashrih
  • Kebangsaan
    KH Hasyim Muzadi dan Mayjen TNI Setyo Sularso dan Wasekjen MUI Amirsyah Tambunan turut memberikan paparannya dalam Halaqah Kebangsaan di Kantor MUI, Rabu (1/10/2014). Foto: M.F.Ashrih
  • Tuan Rumah
    Pengurus MUI dan LPPOM memberikan penjelasan seputar peran MUI dan LPPOM kepada mahasiswa STAIN Jurai Siwo Metro Lampung Tengah yang berkunjung di Kantor MUI, Jakarta, Senin (29/9/2014) Foto: M.F.Ashrih
  • Majelis Agama
    Ketua MUI KH. Slamet Effendy Yusuf memimpin pembacaan kesepakatan bersama majelis-majelis agama tentang perkawinan di kantor MUI, Jumat (12/9/2014). Foto: M.Faridu Ashrih
  • Kemerdekaan
    Sejumlah tokoh hadir di antaranya, Sutiyoso, Anis Matta, AM Fatwa, Adhiyaksa Daud dan Adhie M Massardi di Gedung MUI Jakarta. Foto: M.F.Ashrih
  • Menko Kesra
    Segenap jajaran pengurus MUI berpose bersama Menko Kesra Agung Laksono pada Rakernas MUI, Rabu (13/8/2014). Foto: M.F. Ashrih

Kemajemukan dan Keragaman Umat Islam

Ulama Indonesia menyadari, kemajemukan dan keragaman umat Islam dalam pikiran dan paham keagamaan merupakan rahmat bagi umat yang diterima sebagai pelangi dinamika untuk mencapai kebenaran hakiki. Tak ada alasan untuk berpecah-belah hanya oleh perbedaan pendapat pada hal-hal khilafiyah.


Ketua MUI

KH Ali Yafie

KH Hasan Basri

Buya HAMKA

KH. Syukri Ghozali

Tujuan dan Fungsi MUI

  • Tujuan MUI

    Majelis Ulama Indonesia bertujuan untuk terwujudnya masyarakat yang berkualitas (khaira ummah), dan negara yang aman, damai, adil dan makmur rohaniah dan jasmaniah yang diridhai Allah Swt (baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur). Untuk mencapai tujuannya, MUI melaksanakan berbagai asaha, antara lain memberikan bimbingan dan tuntunan kepada umat, merumuskan kebijakan dakwah Islam, memberikan nasehat dan fatwa, merumuskan pola hubungan keumatan, dan menjadi penghubung antara ulama dan umara.
  • Wadah Musyawarah

    Majelis Ulama Indonesia berfungsi sebagai wadah musyawarah pada ulama, zuama dan cendekiawan muslim dalam mengayomi umat dan mengembangkan kehidupan yang Islami.
  • Wadah Silaturahmi

    Majelis Ulama Indonesia berfungsi sebagai wadah silaturahmi para ulama, zuama dan cendekiawan muslim untuk mengembangkan dan mengamalkan ajaran Islam dan menggalang ukhuwah Islamiyah.
  • Penghubung Antarumat

    Majelis Ulama Indonesia berfungsi sebagai wadah yang mewakili umat Islam dalam hubungan dan konsultasi antarumat beragama.
  • Pemberi Fatwa

    Majelis Ulama Indonesia berfungsi sebagai pemberi fatwa kepada umat Islam dan pemerintah, baik diminta maupun tidak diminta.
  • وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا
    Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara.

    ukhuwah
    QS. Ali Imran [3]: 103, Ayat
  •  إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ
    Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.
     
    sujud
    QS. Fathir [35]: 28, Ayat